BMKG Catat Ada 7 Kali Gempa Susulan Getarkan Bengkulu

Jum'at, 18 November 2022 - 23:20 WIB
loading...
BMKG Catat Ada 7 Kali Gempa Susulan Getarkan Bengkulu
Gempa bumi mengguncang wilayah Enggano, Bengkulu. Foto/BMKG
A A A
BENGKULU - Sebanyak tujuh kali gempa susulan menggetarkan wilayah Bengkulu, pasca terjadinya gempa magnitudo 6,8 pada pukul 20.37 WIB, Jumat (18/11/2022). BMKG menyebutkan, gempa yang berpusat di laut tersebut, tidak berpotensi memicu terjadinya tsunami.

Baca juga: Gempa Bumi Enggano Dipicu Subduksi Lempeng Indo-Australia terhadap Lempeng Eurasia

Dari catatan BMKG, gempa susulan pertama terjadi pada pukul 20.59 WIB, dengan magnitudo 4,7. Gempa susulan kedua terjadi pukul 21.07 WIB, dengan kekuatan magnitudo 5,6. Gempa susulan ketiga, terjadi pada pukul 21.18 WIB, dengan magnitudo 4,4.



Gempa susulan keempat dan kelima terjadi pada pukul 21.24 WIB, dan 21.29 WIB. Kedua gempa susulan ini bermagnitudo 4,5 dan 4,9. Sedangkan gempa susulan keempat yang terjadi pada pukul 21.37 WIB, bermagnitudo 4,1. Gempa ke tujuh, mencapai 3,9 pada pukul 22.13 WIB.

Baca juga: Lucuti Daster dan Setubuhi Janda di Hotel, Kontraktor Gelagapan Digedor Satpol PP

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang Provinsi Bengkulu, Sabar Ardiansyah mengatakan, gempa susulan tersebut merupakan rangkaian gempa utama dengan magnitudo 6,8. "Sejak gempa utama, sudah terjadi enam kali gempa susulan," katanya.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Khristian Hermansyah mengatakan, pihaknya belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan sebagai dampak dari gempa bumi tersebut.

Baca juga: Sadis! Siswi SD Diinjak-injak dan Dipukuli Beramai-ramai di Kelas

Baik bangunan sarana pendidikan, kesehatan, perkantoran maupun pemukiman penduduk di wilayah pulau terluar Provinsi Bengkulu tersebut, masih aman. Masyarakat di Pulau Enggano, tidak panik dan tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasanya.

"Belum ada laporan kerusakan. Nanti kita perbaharui informasinya jika ada laporan. Warga tidak ada yang panik. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa," kata Khristian, Jumat (18/11/2022) malam.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1920 seconds (11.252#12.26)