Tokoh Muda Keerom Imbau Para Pemuda Lawan Segala Bentuk Korupsi
Selasa, 15 November 2022 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, Idris memberikan apresiasi kepada KPK yang telah mengirimkan timnya ke Jayapura guna memeriksa dugaan korupsi yang menjerat orang nomor satu di Papua itu. Menurutnya, langkah yang ditempuh KPK itu sudah sangat tepat, mengingat selama ini Lukas terkesan mengulur-ulur waktu untuk diperiksa dengan berbagai dalih.
“Jadi langkah KPK datang ke Papua sangat bagus dan saya rasa semua pihak di Papua harus menghormati segala proses hukum yang ada,” kata Idris.
Idris juga menegaskan bahwa dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Papua selama ini melalui program Otonomi Khusus (Otsus) sangat besar jumlahnya. Uang sebanyak itu jika dikelola dengan benar, tentu kondisi Papua tidak seperti sekarang.
Namun karena ada oknum-oknum yang salah kelola dan bahkan ada pula yang memanfaatkanya untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, maka kondisi Papua tetap miskin, walaupun sudah 20 tahun lebih ada program Otsus.
“Yang sebetulnya masyarakat Papua harus sejahtera, kembali seperti dari nol. Padahal dana yang dikucurkan sangat-sangat besar sekali untuk Papua, kalau mau dibilang. Tapi dalam kenyataannya sama sekali tidak dirasakan dari masyarakat itu sendiri. Sehingga kami mendukung sekali KPK datang ke Papua untuk menyelidiki kasus-kasus yang ada di tanah Papua, termasuk kasus yang menimpa Bapak Lukas Enembe,” kata Idris.
Idris juga berharap, KPK tidak hanya bergerilia di Jayapura, tetapi juga datang ke Kabupaten Keerom. Menurut Idris, di wilayahnya itu ada banyak penyimpangan pengelolaan dana pembangunan kampung, sehingga hampir setiap kepala kampung mengeluhkannya.
“Jadi langkah KPK datang ke Papua sangat bagus dan saya rasa semua pihak di Papua harus menghormati segala proses hukum yang ada,” kata Idris.
Idris juga menegaskan bahwa dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Pusat ke Papua selama ini melalui program Otonomi Khusus (Otsus) sangat besar jumlahnya. Uang sebanyak itu jika dikelola dengan benar, tentu kondisi Papua tidak seperti sekarang.
Namun karena ada oknum-oknum yang salah kelola dan bahkan ada pula yang memanfaatkanya untuk memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, maka kondisi Papua tetap miskin, walaupun sudah 20 tahun lebih ada program Otsus.
“Yang sebetulnya masyarakat Papua harus sejahtera, kembali seperti dari nol. Padahal dana yang dikucurkan sangat-sangat besar sekali untuk Papua, kalau mau dibilang. Tapi dalam kenyataannya sama sekali tidak dirasakan dari masyarakat itu sendiri. Sehingga kami mendukung sekali KPK datang ke Papua untuk menyelidiki kasus-kasus yang ada di tanah Papua, termasuk kasus yang menimpa Bapak Lukas Enembe,” kata Idris.
Idris juga berharap, KPK tidak hanya bergerilia di Jayapura, tetapi juga datang ke Kabupaten Keerom. Menurut Idris, di wilayahnya itu ada banyak penyimpangan pengelolaan dana pembangunan kampung, sehingga hampir setiap kepala kampung mengeluhkannya.
Lihat Juga :