Cerita 2 Remaja Putri Terjebak Prostitusi di Batam, Dijual Rp800 Ribu Diupah Rp250 Ribu

Senin, 14 November 2022 - 10:49 WIB
loading...
Cerita 2 Remaja Putri Terjebak Prostitusi di Batam, Dijual Rp800 Ribu Diupah Rp250 Ribu
Mengaku terpengaruh teman, dua remaja putri di Batam yakni NL dan AL terjerat kelamnya kehidupan dunia prostitusi. (Ist)
A A A
BATAM - Mengaku terpengaruh teman, dua remaja putri di Batam yakni NL dan AL terjerat kelamnya kehidupan dunia prostitusi . Dua remaja yang harusnya masih duduk di bangku SMP ini justru melayani para lelaki hidung belang dari hotel ke hotel.

Dalam mendapatkan pelanggan, aksi mereka dibantu oleh para mami yakni Intan Tiara dan Maya.

Kegiatan prostitusi yang dilakoni NL dan AL berakhir ditangan polisi. Semuanya berawal saat keluarga AL melapor kepolisi terkait informasi korban dijadikan pekerja seks komersial atau PSK. Dari laporan itulah polisi akhirnya mengamankan intan Tiara dan Maya.

Menurut AL, awal terjeratnya dia dalam dunia prostitusi ketika Intan menemuinya dan menawarkan pekerjaan sebagai tenaga pijat terapis di hotel.

Namun saat bertemu tamu di kamar hotel, AL malah diminta melayani tamu dengan iming-iming bayaran lumayan besar.

AL sendiri berkenalan dengan Intan dari korban NL yang lebih dahulu menjadi anak asuh Intan. Selain intan, pelaku Maya yang merupakan resepsionis sebuah hotel, juga menjadi mucikasri yang turut mempromosikan kedua korban kepada tamu dan kenalannya.

Baca: 222 Rumah di Mentawai Masih Terendam Banjir, Aktivitas Warga Lumpuh.

Untuk satu kali melayani tamu, kedua korban mendapat bayaran dari pelaku diangka Rp 250 hingga Rp 300 ribu. Sedangkan kepada pelanggan, para pelaku menjual korban dengan nilai Rp800 ribu hingga Rp1 juta."Sekali melayani tamu dikasih Rp250 ribu kadang Rp300 ribu," ujar AL.

Baca Juga: Sempat Hilang, Korban Pengeroyokan Kerusuhan Dogiyai Ditemukan Tewas.

Modus yang digunakan kedua pelaku dengan cara mengajak dan mengiming- imingi kehidupan mewah pada para korban. Rata-rata, korban yang menjadi anak asuh kedua pelaku masih berusia di bawah umur dan masih berstatus pelajar.
(nag)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1890 seconds (11.210#12.26)