Bikin Merinding, 137 Keranda Jenazah Melingkar di Bundaran Tugu Malang

Minggu, 13 November 2022 - 23:01 WIB
loading...
Bikin Merinding, 137...
Suasana di Bundaran Tugu Malang bikin merinding, sebanyak 137 keranda jenazah melingkar di ikon Kota Malang itu. Foto: MPI/Avirista Midada
A A A
MALANG - Pemandangan berbeda dan membuat merinding akan terlihat saat berada di Bundaran Tugu Malang . Pasalnya ada replika 137 keranda jenazah yang diletakkan melingkar mengelilingi kawasan yang menjadi ikon kota itu.

Pemandangan ini sudah terlihat sejak Kamis lalu pascademonstrasi besar-besaran memperingati 40 hari tragedi Kanjuruhan. Masing-masing keranda jenazah ini juga dilengkapi foto-foto 135 korban tragedi Kanjuruhan, serta dua foto korban Aremania yang meninggal dunia saat berangkat dan pulang saat melihat pertandingan Arema FC vs Persebaya, pada Sabtu malam (1/10/2022).

Baca juga: Nestapa Korban Luka Tragedi Kanjuruhan: Hilang Ingatan dan Trauma Berat

Perwakilan Aremania Arif Setiawan menuturkan, pemasangan 135 keranda jenazah ini sebagai bagian dari pengingat bagi setiap warga warga yang melintas. Apalagi dari tragedi sepakbola terbesar kedua di dunia ini juga belum menemukan keadilan yang sebenarnya



"Yang pasti kami menaruh keranda-keranda disini setelah aksi kemarin sebagai pengingat untuk warga Malang Raya bahwa pada 1 Oktober 2022 lalu telah terjadi tragedi besar yang menimpa Aremania. Ada 135 korban meninggal saat itu," kata Arif Setiawan Sabtu, saat dikonfirmasi Minggu (13/11/2022).

Selain merawat ingatan masyarakat Malang raya dan Indonesia, tujuan utama menempatkan keranda ini untuk menjaga semangat perjuangan Aremania dan semua elemen warga Malang Raya. Semangat yang diusung untuk mengawal usut tuntas agar tetap terjaga sampai keadilan yang diharapkan Aremania benar-benar didapatkan.

Baca juga: Ribuan Syekhermania Bersholawat di Tugu Pahlawan Surabaya

"Karena ini masalah kemanusiaan, kami berharap semua elemen masyarakat ikut mendukung kita dalam permasalahan ini. Kami menuntut keadilan bagi para korban ini agar benar benar tercapai. Saya harap ini akan tetap selalu disini. Ini sebagai pengingat dan penyemangat. Karena yang meninggal tentu butuh doa dan yang selamat butuh keadilan," ungkap dia.

Arif juga mengatakan, bahwa beberapa foto di keranda memang ada yang tidak terlihat, namun ia menyatakan foto - foto tersebut bukan diambil orang tidak dikenal namun diantaranya dibawa keluarga untuk dipasang di rumah. Selain itu, beberapa pigura dipasang hanya dengan nama tanpa foto korban karena keluarga tidak berkenan.

"Foto - foto sebagian memang tidak hilang. Pihak keluarga membawanya sebagai kenang - kenangan. Ke depan kami akan tetap melakukan tuntutan melalui jalur hukum. Jika tidak terpenuhi, bukan tidak mungkin nantinya kami akan bergulir dengan aksi-aksi kami selanjutnya," tegasnya.

Baca juga: Ibu Korban Tragedi Kanjuruhan Ikut Demo: Sakit Hati Ini, Kenapa Anak Saya di Tribun Ditembaki!

Sementara itu, Raka Gusti (27) Koordinator Aremania Dampit yang datang ke Alun-alun Tugu untuk mengambil foto salah satu korban bernama Hellen Prisela. Korban adalah Aremanita fanatik pendukung Arema yang berasal dari Dampit. Foto ini diambil untuk diserahkan ke keluarga.

"Almarhumah orang Dampit kami perwakilan merasa prihatin pada semua korban. Ini saya ambil untuk saya serahkan ke keluarga. Kalau tuntutan kami. Keadilan harus ditegakkan, kita menuntut. Korban sudah segitu banyak, tersangka harus ditambah dan ditahan," pungkasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rekaman CCTV dan Video...
Rekaman CCTV dan Video Jadi Kunci Penangkapan Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik
7 Fakta Kasus Pelemparan...
7 Fakta Kasus Pelemparan Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan, Nomor 5 Mencekam
Polisi Buru Oknum Suporter...
Polisi Buru Oknum Suporter Arema FC Pelempar Batu ke Bus Persik
2.000 Personel Amankan...
2.000 Personel Amankan Laga Perdana Liga 1 di Stadion Kanjuruhan
Pemkab Malang Restui...
Pemkab Malang Restui Arema Berkandang di Stadion Kanjuruhan
Viral Pemerasan di Stadion...
Viral Pemerasan di Stadion Patriot Candrabhaga, Polisi Minta Korban Buat Laporan
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Duel Klasik Arema FC...
Duel Klasik Arema FC vs Persib 1-2: Gol Telat Barba Bungkam Auman Singo Edan
Suporter PSIM Yogyakarta...
Suporter PSIM Yogyakarta vs Persib Terlibat Ricuh, Begini Respons PSSI
Rekomendasi
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Ketua Dewan Pers Komaruddin...
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat Tekankan Sikap Kritis dan Konstruktif Media Massa
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved