Cegah Kebutaan, BCA Gelar Operasi Katarak di RSUD Raja Ampat
Rabu, 09 November 2022 - 23:35 WIB
loading...
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar operasi katarak di RSUD Raja Ampat. Kegiatan ini bekerja sama dengan SPBK-Perdami dan Dinas Kesehatan Raja Ampat. Foto ist
A
A
A
JAYAPURA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menggelar operasi katarak di RSUD Raja Ampat. Kegiatan ini bekerja sama dengan Seksi Penanggulangan Buta Katarak Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (SPBK-Perdami) dan Dinas Kesehatan Raja Ampat.
Kegiatan operasi katarak tersebut dibuka oleh Kepala KCU BCA Jayapura Yusuf Effendi, Rabu (2/11/2022). Operasi katarak ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, yakni dari 2 November hingga 3 November 2022. Baca juga: RSPAU dr Suhardi Hardjolukito Gandeng Alumni AAU Patigama-Karlapakta 88 Gelar Operasi Katarak dan Bibir Sumbing Gratis
Kepala KCU BCA Jayapura, Yusuf Effendi mengungkapkan, operasi kali ini melibatkan enam dokter spesialis mata yang didampingi oleh asisten dokter. Tak hanya operasi katarak, kali ini BCA juga membantu pasien yang menderita pterigium.
"Total jumlah operasi katarak dan pterigium sebanyak ±78 pasien, sebanyak 52 pasien dan 26 pasien penderita pterigium, beberapa diantara terdapat pasien dengan usia di bawah 55 tahun," ujar Yusuf dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).
BCA juga memberikan dukungan penyediaan alat-alat operasi untuk SPBK PERDAMI, dan beberapa Perdami Cabang. Tahun 2022 ini, lanjutnya, BCA telah menggelar operasi katarak di 3 RS yaitu RSUD Asih Husada, Langensari Banjar, RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, dan RSUD Lombok Timur. Total pasien yang dioperasi sebanyak lebih dari 700 pasien.
"Kami terus berkomitmen hadir di sisi masyarakat dalam segala aspek, salah satunya di bidang kesehatan. Sejak tahun 2001, kami memberikan kontribusi pada penurunan jumlah kebutaan akibat penyakit katarak," ujarnya. Baca juga: Nenek Suharlina Tersenyum Semringah, Bisa Jalani Operasi Katarak Bersama MNC Peduli
Berdasarkan data yang dihimpun Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB), tahun 2014 hingga 2016 angka kebutaan di Indonesia mencapai 3 persen dan sebanyak 81 persen disebabkan oleh katarak."Mencermati angka tersebut, tentunya telah menjadi tanggung jawab berbagai pihak untuk bersama mencegah terjadinya kebutaan akibat katarak ," tuturnya.
Kegiatan operasi katarak tersebut dibuka oleh Kepala KCU BCA Jayapura Yusuf Effendi, Rabu (2/11/2022). Operasi katarak ini diselenggarakan selama dua hari berturut-turut, yakni dari 2 November hingga 3 November 2022. Baca juga: RSPAU dr Suhardi Hardjolukito Gandeng Alumni AAU Patigama-Karlapakta 88 Gelar Operasi Katarak dan Bibir Sumbing Gratis
Kepala KCU BCA Jayapura, Yusuf Effendi mengungkapkan, operasi kali ini melibatkan enam dokter spesialis mata yang didampingi oleh asisten dokter. Tak hanya operasi katarak, kali ini BCA juga membantu pasien yang menderita pterigium.
"Total jumlah operasi katarak dan pterigium sebanyak ±78 pasien, sebanyak 52 pasien dan 26 pasien penderita pterigium, beberapa diantara terdapat pasien dengan usia di bawah 55 tahun," ujar Yusuf dalam keterangannya, Rabu (9/11/2022).
BCA juga memberikan dukungan penyediaan alat-alat operasi untuk SPBK PERDAMI, dan beberapa Perdami Cabang. Tahun 2022 ini, lanjutnya, BCA telah menggelar operasi katarak di 3 RS yaitu RSUD Asih Husada, Langensari Banjar, RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung, dan RSUD Lombok Timur. Total pasien yang dioperasi sebanyak lebih dari 700 pasien.
"Kami terus berkomitmen hadir di sisi masyarakat dalam segala aspek, salah satunya di bidang kesehatan. Sejak tahun 2001, kami memberikan kontribusi pada penurunan jumlah kebutaan akibat penyakit katarak," ujarnya. Baca juga: Nenek Suharlina Tersenyum Semringah, Bisa Jalani Operasi Katarak Bersama MNC Peduli
Berdasarkan data yang dihimpun Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB), tahun 2014 hingga 2016 angka kebutaan di Indonesia mencapai 3 persen dan sebanyak 81 persen disebabkan oleh katarak."Mencermati angka tersebut, tentunya telah menjadi tanggung jawab berbagai pihak untuk bersama mencegah terjadinya kebutaan akibat katarak ," tuturnya.
Lihat Juga :