Wisata Lembang Dibuka, Wisatawan Diprediksi Penuh di Akhir Pekan

Selasa, 07 Juli 2020 - 22:19 WIB
loading...
Wisata Lembang Dibuka,...
Objek wisata di kawasan Lembang, KBB, yang sudah bisa menerima kunjungan wisatawan dari luar Jawa Barat dengan jumlah kunjungan maksimal 50% dari kapasitas yang tersedia. Foto/SINDOnews/Adi HB
A A A
BANDUNG BARAT - Objek wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai hari ini sudah kembali diperbolehkan menerima kunjungan wisatawan dari luar Jawa Barat.

Tidak hanya itu, tingkat kunjungan wisatawan yang awalnya masih dibatasi 30% dari total kapasitas, kini juga sudah dinaikan menjadi 50% dari daya tampung pengunjung.

Pantauan di lapangan beberapa kendaraan dari luar Bandung seperti B, F, dan T, sudah mulai tampak masuk ke beberapa objek wisata.

Arus lalu lintas di wilayah Lembang yang saat diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tampak lengang kini kembali ramai meski belum menimbulkan kemacetan berarti.

"Sejak objek wisata kembali dibuka 13 Juni 2020 lalu dan mulai hari ini untuk wisatawan luar Jabar pengunjung memang ramai. Tapi saya prediksi pada akhir pekan nanti pengunjung mulai padat, karena sekarang kan masih hari kerja," ujar Public Relation The Great Asia Africa, Intania Setiati, Selasa (7/7/2020).

Pihaknya tetap akan menerapkan protokol kesehatan yang serupa dengan sebelumnya. Seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak, dan penyemprotan disinfektan pada spot yang banyak dikerumuni warga saat objek wisata tutup.

Ada juga penambahan wastafel cuci tangan di beberapa tempat, sementara untuk anak usia di bawah tiga tahun dan lansia belum dibolehkan masuk.

Kapolres Cimahi AKBP Mochammad Yoris Maulana Yusuf Marzuki mengatakan, telah mengantisipasi kemungkinan objek-objek wisata di KBB kembali diserbu pengunjung usai wisatawan luar Jabar diperbolehkan masuk.

Termasuk juga menyiapkan personel di objek wisata serta di titik-titik yang rawan terjadi kemacetan akibat keluar masuk kendaraan di tempat wisata.

"Pengelola wisata sudah siap dengan protokol kesehatannya. Kami juga di setiap objek wisata menempatkan sebanyak lima orang aparat dari TNI/Polri," kata Yoris.

Dirinya menilai, jika semua pengelola objek wisata menerapkan protokol kesehatan seusai arahan pemerintah maka akan aman dikunjungi . (Baca juga: Terima Suap, Eks Bupati Indramayu Supendi Divonis 4,5 Tahun)

Semisal dari sejak pintu masuk sudah menyediakan tempat cuci tangan. Serta diberlakukan pengecekan suhu tubuh dan mewajibkan wisatawan menggunakan masker, maka penyebaran COVID-19 bisa dihindari.

"Patuhi protokol kesehatan baik oleh pengelola ataupun pengunjung, seperti anjuran pemerintah," pintanya.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Sosok Penting di Lini...
Sosok Penting di Lini Belakang MU Keluar Akhir Musim Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved