Unjuk Rasa Ratusan Buruh Pelabuhan di Kendari Berlangsung Ricuh
Senin, 07 November 2022 - 16:51 WIB
loading...
Unjuk rasa ratusan buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Bungku Toko, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (7/11/2022) pagi berlangsung bentrok. Foto tangkapan layar
A
A
A
KENDARI - Unjuk rasa ratusan buruh tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Bungku Toko, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (7/11/2022) pagi berlangsung bentrok.
Para demonstran terlibat saling pukul dengan dari Polresta Kendari yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Dalam aksi ini, sejumlah buruh yang melakukan perlawanan diangkut polisi untuk dilakukan penindakan hukum. Baca juga: Buruh Ungkap Ancaman Resesi Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Hitam
Bentrokan dipicu, saat buruh memblokade objek vital sehingga akses kendaraan yang masuk ke dalam pelabuhan dengan menggunakan kerangka kabin kontainer terhambat.
Meskipun pihak keamanan melakukan negosiasi dan pembubaran paksa dengan menggunakan semprotan air watercanon, ratusan buruh tetap melakukan perlawanan.
Kapolresta Kendari, Kombespol M. Eka Faturrahman mengatakan, aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan buruh TKBM Tunas Bangsa Mandiri ini menyalahi aturan. Baca juga: Jakarta Dikepung 6 Titik Demo, 3.236 Personel Dikerahkan
“Karena mengganggu objek vital pelabuhan. Ini membuat aktivitas bongkar muat di dalam pelabuhan lumpuh total,” ungkap Eka, Senin (7/11/2022).
Para demonstran terlibat saling pukul dengan dari Polresta Kendari yang mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Dalam aksi ini, sejumlah buruh yang melakukan perlawanan diangkut polisi untuk dilakukan penindakan hukum. Baca juga: Buruh Ungkap Ancaman Resesi Bisa Dimanfaatkan Pengusaha Hitam
Bentrokan dipicu, saat buruh memblokade objek vital sehingga akses kendaraan yang masuk ke dalam pelabuhan dengan menggunakan kerangka kabin kontainer terhambat.
Meskipun pihak keamanan melakukan negosiasi dan pembubaran paksa dengan menggunakan semprotan air watercanon, ratusan buruh tetap melakukan perlawanan.
Kapolresta Kendari, Kombespol M. Eka Faturrahman mengatakan, aksi demonstrasi yang dilakukan ratusan buruh TKBM Tunas Bangsa Mandiri ini menyalahi aturan. Baca juga: Jakarta Dikepung 6 Titik Demo, 3.236 Personel Dikerahkan
“Karena mengganggu objek vital pelabuhan. Ini membuat aktivitas bongkar muat di dalam pelabuhan lumpuh total,” ungkap Eka, Senin (7/11/2022).
Lihat Juga :