Ada 2 Klaster Baru COVID-19 di Jabar, Industri dan Lembaga Pendidikan

Selasa, 07 Juli 2020 - 15:59 WIB
loading...
Ada 2 Klaster Baru COVID-19...
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Pandemi COVID-19 Jabar Ridwan Kamil memberi keterangan tentang klaster baru penyebaran Corona di Jabar. Foto/Istimewa
A A A
BANDUNG - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar Ridwan Kamil mengumumkan terdapat dua klaster baru penyebaran virus Corona (COVID-19) di Jabar.

Dua klaster baru itu, kata Gubernur Jaba, yakni industri dan lembaga pendidikan negeri di kawasan Bandung Raya. (BACA JUGA: Lacak COVID-19, Gugus Tugas Tes Peserta UTBK di 7 Perguruan Tinggi Negeri di Jabar )

"Ada dua klaster baru di Jabar ini," kata pria yang akrab disapa Kang Emil ini seusai rapat koordinasi Gugus Tugas COVID-19 Jabar di Aula Masjid Al Amman Mapolda Jabar, Selasa (7/7/2020). (BACA JUGA: Status KBB Zona Kuning COVID-19, Bupati Sebut Ada Data yang Tak Sesuai )

"Satu klaster di kawasan industri terutama asrama atau kostan. Hal ini terjadi karena karyawan berasal dari pabrik dan industri berbeda. namun mereka berada di kawasan tempat tinggal yang sama yakni satu lokasi pemukiman atau kosan," ujar Kang Emil.

Klaster kedua, yakni di lembaga pendidikan negeri. "Dua klaster baru ini sudah kami lakukan tracing dan tracking, dan sudah ada hasilnya," tutur Gubernur.

Kang Emil menuturkan, saat ini tren reproduksi COVID-19 di Jabar selama dua pekan di angka 0,91. "Data dua minggu itu, indeks harian fluktuatif, rata rata 0,91 itu," ungkap dia.

Meski relatif rendah dan saat ini masuk fase Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal, Kang Emil mengimbau masyarakat Jabar tetap waspada.

"Kampanye AKB harus diperkuat secara masif. Masyarakat melihatnya jangan balik lagi ke seperti dulu (kondisi normal). Ini (AKB) akan kami edukasi terus di media mainstream," pungkas Kang Emil.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Bakal Batalkan...
Kemendagri Bakal Batalkan Surat Edaran Soal Larangan Truk Sumbu 3 Jika Tak Sesuai Hukum
Masyarakat Desak Gubernur...
Masyarakat Desak Gubernur Jabar Atasi Macet Horor di Cileungsi
Minta Pemprov Jabar...
Minta Pemprov Jabar Tutup Judol, Kemenko Polkam: Ada 2,6 Juta Pemain
Soal Pembatasan Truk...
Soal Pembatasan Truk AMDK di Jabar2026, Pengamat: Roadmap Kemenko Infrastruktur 2027
DPRD Optimistis Ekonomi...
DPRD Optimistis Ekonomi Jabar hingga Akhir Tahun 2025 Melonjak
Aptrindo: Kebijakan...
Aptrindo: Kebijakan Gubernur Jabar Terkait Truk ODOL Membingungkan Pelaku Usaha
Orang Tua Siswa Datangi...
Orang Tua Siswa Datangi KPAI, Perjuangkan Hak Pendidikan 500 Lebih Siswa SMK IDN Bogor
Detik-Detik KDM & Tim...
Detik-Detik KDM & Tim Gabungan Temukan Tiga Korban Longsor di Bandung Barat
Anggota DPR Pertanyakan...
Anggota DPR Pertanyakan Pembatasan Truk AMDK di Jabar Awal 2026
Rekomendasi
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Juara! Spanyol Cetak...
Juara! Spanyol Cetak 2 Rekor di Euro 2024: 4 Gelar dan 7 Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved