Anak Bupati Majalengka Diperiksa Kejati Jabar selama 7 Jam
Kamis, 03 November 2022 - 15:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: DUMD PDSMU Tersandung Kasus, Ini kata Bupati Majalengka
"Namun saya minta Irfan agar konsisten menghadapi proses ini, hormati, dan hargai Jaksa. Karena itu tupoksinya.
Sebagai doktor hukum pidana Irfan harus konsisten dan berani nenyatakan kejujuran," tegas Karna Sobahi.
Di sisi lain, sebagai kepala daerah, Bupati Karna Sobahi meminta masyarakat tidak terprovokasi atas adanya proses hukum itu. Dia kembali menegaskan kepala Bapenda itu akan memberikan keterangan yang benar kepada petugas di Kejati Jabar.
"Sebagai bupati, saya meminta tetap tidak terpropokasi yang menimbulkan keresahan. Biasa kan, siapa saja diminta konfirmasi oleh kejaksaan dan kepolisian. Sederhana saja, berikan keterangan yang benar dan faktual. Yang salah, akui. Yang praduga, luruskan dan tuduhan, buktikan," ujarnya.
"Berbahaya kalau murni masalah hukum dicampuradukan dengan politik. Pileg dan Pilkada masih jauh. Bekerjalah untuk rakyat, agar rakyat terlayani," lanjut Bupati.
"Namun saya minta Irfan agar konsisten menghadapi proses ini, hormati, dan hargai Jaksa. Karena itu tupoksinya.
Sebagai doktor hukum pidana Irfan harus konsisten dan berani nenyatakan kejujuran," tegas Karna Sobahi.
Di sisi lain, sebagai kepala daerah, Bupati Karna Sobahi meminta masyarakat tidak terprovokasi atas adanya proses hukum itu. Dia kembali menegaskan kepala Bapenda itu akan memberikan keterangan yang benar kepada petugas di Kejati Jabar.
"Sebagai bupati, saya meminta tetap tidak terpropokasi yang menimbulkan keresahan. Biasa kan, siapa saja diminta konfirmasi oleh kejaksaan dan kepolisian. Sederhana saja, berikan keterangan yang benar dan faktual. Yang salah, akui. Yang praduga, luruskan dan tuduhan, buktikan," ujarnya.
"Berbahaya kalau murni masalah hukum dicampuradukan dengan politik. Pileg dan Pilkada masih jauh. Bekerjalah untuk rakyat, agar rakyat terlayani," lanjut Bupati.
(shf)
Lihat Juga :