Wujud Bakti Untuk Negeri, Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung Selatan Siap Berikan Pelayanan Terbaik
Kamis, 03 November 2022 - 16:29 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Kabupaten Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi kiprah Muhammadiyah yang terus membangun mencerdaskan dan membangun kesehatan masyarakat. RS Muhammadiyah Bandung Selatan diproyeksikan menjadi pelayan masyarakat dan membantu penyerapan talenta-talenta bidang kesehatan.
“Kami akan mendukung penuh RS Muhammadiyah Bandung Selatan dengan membantu berbagai izin operasional bagi kelancaran pengembangannya. Harapannya dapat menjadi solusi dengan keterbatasan fasilitas kesehatan yang ada,” terangnya.
Direktur RSMBS, dr. Ade Lesmana mengungkapkan bahwa setelah dilakukan peresmian pada akhir tahun 2022 ini ditargetkan ijin operasional akan turun pada Januari 2023. Selain itu, peresmian nanti juga akan menghadirkan beberapa stakeholder yang ditargetkan akan menjadi partner rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan.
“Setelah peresmian gedung ini tentu kita bersiap untuk ijin rumah sakitnya keluar. Ditargetkan pada tahun 2023 kami sudah bisa melayani masyarakat,” jelas Dokter alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan 1,1 hektar ini dibangun dengan konsep atau arsitektur modern dan ramah lingkungan, bangunan setinggi 4 lantai ini nantinya memiliki 21 kamar rawat, masjid dua lantai dan berbagai layanan umum dan spesialis dari Unit Gawat Darurat hingga operasi.
“Kami akan mendukung penuh RS Muhammadiyah Bandung Selatan dengan membantu berbagai izin operasional bagi kelancaran pengembangannya. Harapannya dapat menjadi solusi dengan keterbatasan fasilitas kesehatan yang ada,” terangnya.
Direktur RSMBS, dr. Ade Lesmana mengungkapkan bahwa setelah dilakukan peresmian pada akhir tahun 2022 ini ditargetkan ijin operasional akan turun pada Januari 2023. Selain itu, peresmian nanti juga akan menghadirkan beberapa stakeholder yang ditargetkan akan menjadi partner rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan.
“Setelah peresmian gedung ini tentu kita bersiap untuk ijin rumah sakitnya keluar. Ditargetkan pada tahun 2023 kami sudah bisa melayani masyarakat,” jelas Dokter alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan 1,1 hektar ini dibangun dengan konsep atau arsitektur modern dan ramah lingkungan, bangunan setinggi 4 lantai ini nantinya memiliki 21 kamar rawat, masjid dua lantai dan berbagai layanan umum dan spesialis dari Unit Gawat Darurat hingga operasi.
Lihat Juga :