Brutal! Geng Motor dalam Semalam 3 Kali Serang Warga di Sukabumi

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 17:05 WIB
loading...
Brutal! Geng Motor dalam...
Lokasi geng motor melakukan penyerangan brutal di sebuah warung, Nyomplong, Sukabumi, Jawa Barat. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A A A
SUKABUMI - Sekelompok geng motor kembali menebar teror dengan menyerang secara brutal sejumlah warga di Kota Sukabumi. Dilaporkan ada tiga lokasi keributan yang terjadi pada Jumat malam (28/10/2022). Kejadian yang meresahkan tersebut, viral di media sosial.

Salah satunya video keributan yang diunggah di media sosial, terjadi di jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Kelurahan Nanggleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi.

Baca juga: Inilah Tampang Anggota Geng Motor Sukabumi yang Sadis Habisi Nyawa Pemuda Pakai Celurit

Salah satu warga sekitar bernisial IM, mengatakan kejadian tersebut sekitar pukul 19.00 WIB. Ada tiga kejadian kontak fisik antara kelompok geng motor dengan sejumlah warga yang terjadi di wilayah Jalan Otista.

"Jadi sebenarnya ada tiga kali kejadian kontak fisik dengan warga, yang pertama di depan angkringan di Jalan Otista, terus dekat rel kereta api Cijangkar terus satu lagi di dalam gang masih di Cijangkar," ujar IM kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (29/10/2022).

Lebih lanjut IM mengatakan bahwa menurut info yang diterimanya, dalam kejadian tersebut ada seorang perempuan yang kena bacok senjata tajam. Selain itu juga IM melihat ada seorang pria yang dipukuli oleh kelompok geng motor yang berlokasi di dekat tukang nasi goreng.

Sementara di lokasi lainnya, keributan terjadi di Jalan Nyomplong, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Baca juga: Wahai Pak Polisi, Geng Motor Kembali Serang Warga Kota Sukabumi

Seorang warga berinisial AS (43) nyaris duel dengan kelompok geng motor menggunakan senjata tajam karena menyerang salah satu anaknya hingga masuk ke dalam warung miliknya.

"Kejadiannya sekira pukul 20.00 WIB. Jadi ada 3 anak yang lagi duduk di depan warung saya, termasuk anak saya yang jualan minuman di depan. Saya lagi di dalam rumah, tiba-tiba ada konvoi motor banyakan hampir menutup seluruh jalan, Mereka turun dan langsung ngejar anak saya dan kedua temannya," ujar AS.



Lebih lanjut AS mengatakan bahwa pada saat itu ia mendengar ada keributan dan melihat ketiga anak tersebut berlarian ke dalam rumahnya. Dengan refleks, saat itu juga AS langsung mengambil sebuah golok. Namun, setelah keluar dari rumahnya dan berada di dalam warungnya ia dihadang dengan sabetan senjata tajam jenis celurit.

"Untung kena dulu ke minyak goreng yang ada di pajangan dagangan warung saya. Minyaknya sampai tumpah dan jatuh ke lantai warung. Maksud saya (membawa golok) mempertahankan istri anak dan warung, (geng motor yang masuk ke dalam warung) dikejar sampai sana (keluar)," tambah AS.

Salah satu orang yang masuk ke warungnya itu, lanjut AS, karena melihat dirinya membawa golok, mundur dan kemudian lari ke jalan raya sambil mengayunkan celurit yang dipegangnya itu dan pergi ke arah Jalur Lingkar Selatan.

Sementara itu Kasi Humas Polres Sukabumi, Iptu Astuti Setyaningsih mengatakan bahwa dengan adanya kejadian ini, aparat Kepolisian akan meningkatkan patroli dan strong point di waktu-waktu tertentu. "(Semalam) mereka (geng motor) hanya berputar-putar," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Pemeriksaan Mata Gratis...
Pemeriksaan Mata Gratis di Kadudampit MNC Peduli dan RSI Assyifa Sukabumi Dinilai Sangat Membantu Warga
MNC Peduli, RSI Assyifa...
MNC Peduli, RSI Assyifa Sukabumi, dan Kecamatan Kadudampit Gelar Pemeriksaan Mata Gratis
Peringati Hari Bumi,...
Peringati Hari Bumi, MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Lingkungan bagi Murid SD
16 WNA Pelaku Love Scamming...
16 WNA Pelaku Love Scamming Ditangkap di Sukabumi, Imigrasi Ungkap Modusnya
Kembangkan SDM Daerah,...
Kembangkan SDM Daerah, MNC University dan Pemkot Sukabumi Jalin Kerja Sama Program Beasiswa Kuliah
KPAI Turun Tangan! Desak...
KPAI Turun Tangan! Desak Hukuman Maksimal bagi Ibu Tiri di Sukabumi
Rekomendasi
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved