Bos Juragan 99 Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim Terkait Tragedi Kanjuruhan
Kamis, 27 Oktober 2022 - 15:58 WIB
loading...
Bos Juragan 99 sekaligus Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mendatangi Polda Jawa Timur (Jatim). Foto SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Bos Juragan 99 sekaligus Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana mendatangi Polda Jawa Timur (Jatim) guna memenuhi panggilan penyidik terkait tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.
Gilang datang sekitar pukul 13.15 WIB dengan mengendarai Toyota Alphard Nopol N 1978 KH. Usai turun dari mobil, Gilang langsung bergegas menuju ruang penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. "Ya nggak tahu (terkait materi pemeriksaan). Minggir-minggir," kata Gilang singkat sembari meminta wartawan memberinya jalan agar bisa leluasa masuk ke ruang penyidik.
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno juga mendatangi Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan terkait tragedi Kanjuruhan. Dia datang sekitar pukul 12.35 WIB. Baca juga: Bawa Keranda Jenazah, Ribuan Aremania Turun ke Jalan Tuntut Usut Tragedi Kanjuruhan
"Jadi (pemeriksaan) untuk pendalaman terhadap Pasal 103 UU Keolahragaan. Jadi soal hak penonton, termasuk tanggungjawab verifikasi stadion, menjadi tanggung jawab siapa. Pemeriksaan ketiga. Masih sebagai saksi," katanya.
Gilang datang sekitar pukul 13.15 WIB dengan mengendarai Toyota Alphard Nopol N 1978 KH. Usai turun dari mobil, Gilang langsung bergegas menuju ruang penyidik Ditreskrimum Polda Jatim. "Ya nggak tahu (terkait materi pemeriksaan). Minggir-minggir," kata Gilang singkat sembari meminta wartawan memberinya jalan agar bisa leluasa masuk ke ruang penyidik.
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB) Sudjarno juga mendatangi Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan terkait tragedi Kanjuruhan. Dia datang sekitar pukul 12.35 WIB. Baca juga: Bawa Keranda Jenazah, Ribuan Aremania Turun ke Jalan Tuntut Usut Tragedi Kanjuruhan
"Jadi (pemeriksaan) untuk pendalaman terhadap Pasal 103 UU Keolahragaan. Jadi soal hak penonton, termasuk tanggungjawab verifikasi stadion, menjadi tanggung jawab siapa. Pemeriksaan ketiga. Masih sebagai saksi," katanya.
Lihat Juga :