Berpotensi Meluap, Pemprov Waspadai 7 DAS di Jawa Timur
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 09:32 WIB
loading...
A
A
A
Terkait cuaca ekstrem yang harus diwaspadai oleh semua warga. Dari hal yang sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya ataupun melakukan kerja bhakti di lingkungan masing-masing, Insyaallah bisa menjadi ikhtiar bersama untuk mewaspadai cuaca esktrem, pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Rahman, melalui rilisnya menyampaikan, hasil analisis dinamika atmosfer di wilayah Jatim terkini menunjukkan adanya pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.
Aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jatim masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +3.0 ÂșC, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer, terangnya. Baca juga: Bekasi Diguyur Hujan, BPBD: Ketinggian Muka Air di Sungai Masih Normal
Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awanawan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.
Sementara itu, Kepala BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Rahman, melalui rilisnya menyampaikan, hasil analisis dinamika atmosfer di wilayah Jatim terkini menunjukkan adanya pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.
Aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jatim masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +3.0 ÂșC, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer, terangnya. Baca juga: Bekasi Diguyur Hujan, BPBD: Ketinggian Muka Air di Sungai Masih Normal
Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awanawan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.
(don)
Lihat Juga :