Kekeringan Meluas, BNPB Laporkan Ribuan Warga Terdampak
Kamis, 25 Juni 2026 - 17:38 WIB
loading...
BNPB melaporkan kejadian kekeringan masih mendominasi di sejumlah daerah seiring meningkatnya wilayah yang memasuki musim kemarau. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) melaporkan kejadian kekeringan masih mendominasi di sejumlah daerah seiring meningkatnya wilayah yang memasuki musim kemarau.
BNPB merangkum pada periode Rabu, (24/6), pukul 07.00 WIB, hingga Kamis, (25/6), pukul 07.00 WIB juga tercatat kejadian tanah longsor, banjir rob, gempa bumi, serta kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan keringan melanda Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, berdampak pada 42 kepala keluarga atau 125 jiwa di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro.
"BPBD Kabupaten Boyolali telah menyalurkan bantuan air bersih yang dilaporkan tersalurkan secara merata, aman, dan tertib kepada seluruh warga yang membutuhkan," ujar Aam sapaan Abdul Muhari, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 04.00 WITA, yang berdampak pada 10 kepala keluarga atau 39 jiwa yang mengungsi serta 25 kepala keluarga atau 87 jiwa berisiko terdampak bencana tanah longsor di Desa Oinlasi, Kecamatan Kie.
Pemerintah daerah bersama BPBD telah membangun tenda pengungsian, menyalurkan sembako, serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Kie kepada para pengungsi.
BNPB merangkum pada periode Rabu, (24/6), pukul 07.00 WIB, hingga Kamis, (25/6), pukul 07.00 WIB juga tercatat kejadian tanah longsor, banjir rob, gempa bumi, serta kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melaporkan keringan melanda Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, berdampak pada 42 kepala keluarga atau 125 jiwa di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro.
"BPBD Kabupaten Boyolali telah menyalurkan bantuan air bersih yang dilaporkan tersalurkan secara merata, aman, dan tertib kepada seluruh warga yang membutuhkan," ujar Aam sapaan Abdul Muhari, Kamis (25/6/2026).
Baca juga: BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Senin, 22 Juni 2026, sekitar pukul 04.00 WITA, yang berdampak pada 10 kepala keluarga atau 39 jiwa yang mengungsi serta 25 kepala keluarga atau 87 jiwa berisiko terdampak bencana tanah longsor di Desa Oinlasi, Kecamatan Kie.
Pemerintah daerah bersama BPBD telah membangun tenda pengungsian, menyalurkan sembako, serta memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas Kie kepada para pengungsi.
Lihat Juga :