Polisi Tangkap 2 Remaja Spesialis Pencuri Sepeda di Makassar
Minggu, 05 Juli 2020 - 16:56 WIB
loading...
Salah seorang pelaku pencurian sepeda yang diamankan aparat kepolisian dari Polsek Rappocini Kota Makassar. Foto: Dokumen kepolisian
A
A
A
MAKASSAR - Dua orang remaja masing-masing berinisial MR (17) dan IY (16) ditangkap aparat kepolisian Polsek Rappocini Kota Makassar. Keduanya ditahan atas kasus dugaan pencurian sepeda dan sejumlah barang berharga lain.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana mengatakan, keduanya ditangkap terpisah. MR ditangkap lebih dahulu di rumahnya Jalan Serigala, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sabtu 4 Juli sekira pukul 23:00 Wita.
Baca juga: Hanya Hitungan Menit, Sindikan Curanmor Ini Berhasil Bawa Motor Korban
Dari penangkapan MR, petugas kemudian berhasil menangkap rekannya, IY di Jalan Landak Baru, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
"Ada tiga laporan polisi di wilayah Rappocini, mereka spesialis, aksinya dimulai akhir Mei, terakhir awal bulan Juli ini. Dari interogasi sementara, sudah ada empat sepeda, sebuah knalpot dan helm yang sudah dicuri. Semuanya sudah dijual melalui sosial media," kata Nurtcahyana, Minggu (5/7/2020).
Nurtcahyana melanjutkan, para pelaku yang bekerja sebagai tukang parkir dan buruh harian lepas ini, ketika beraksi selalu mengincar rumah yang sepi.
"Harga jualnya variatif, ada Rp350.000, Rp 500.000, sampai Rp 900.000, rata-rata sepeda lipat berbagai merek. Dijual di Facebook," ungkapnya.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Iptu Nurtcahyana mengatakan, keduanya ditangkap terpisah. MR ditangkap lebih dahulu di rumahnya Jalan Serigala, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Sabtu 4 Juli sekira pukul 23:00 Wita.
Baca juga: Hanya Hitungan Menit, Sindikan Curanmor Ini Berhasil Bawa Motor Korban
Dari penangkapan MR, petugas kemudian berhasil menangkap rekannya, IY di Jalan Landak Baru, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
"Ada tiga laporan polisi di wilayah Rappocini, mereka spesialis, aksinya dimulai akhir Mei, terakhir awal bulan Juli ini. Dari interogasi sementara, sudah ada empat sepeda, sebuah knalpot dan helm yang sudah dicuri. Semuanya sudah dijual melalui sosial media," kata Nurtcahyana, Minggu (5/7/2020).
Nurtcahyana melanjutkan, para pelaku yang bekerja sebagai tukang parkir dan buruh harian lepas ini, ketika beraksi selalu mengincar rumah yang sepi.
"Harga jualnya variatif, ada Rp350.000, Rp 500.000, sampai Rp 900.000, rata-rata sepeda lipat berbagai merek. Dijual di Facebook," ungkapnya.
Lihat Juga :