Tragedi Kanjuruhan, Tim Aremania Ungkap Banyak Korban Sesak Napas hingga Hilang Ingatan
Selasa, 11 Oktober 2022 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Rata-rata ada 3-6 korban yang mengadukan ke posko karena efek luka dan mengalami dampak psikis. Bahkan beberapa di antaranya masih menjalani perawatan di beberapa rumah sakit di Malang raya.
"Korban pengaduan keluhan setelah 3-4 hari itu merasa sesak atau apa, kita sudah menerima dan sudah kita rujuk ke rumah sakit-rumah sakit, seperti Hermina, RSSA, RSUD Kepanjen," ujarnya.
Baca juga: 2 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Jalani Pemeriksaan Penyidik Polda Jatim
Dari sejumlah korban yang masih dirawat di rumah sakit, ada yang mengadukan mengalami iritasi di kulit, muncul bercak-bercak merah, hingga ada yang kehilangan ingatan karena terjadi benturan di kepala.
"Hasil-hasil temuan tim dari Aremania bersama ini rata-rata di sesak napas, terus ada terjadi benturan yang menyebabkan menghilangkan memori, korban seorang wanita juga seperti itu, ada yang badannya belum bisa digerakkan yang bagian kanan juga seperti itu. Bercak-bercak kulit di muka, kayak iritasi itu ada, itu juga menerima laporan-laporan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada Sabtu malam (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pertandingan dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2-3.
"Korban pengaduan keluhan setelah 3-4 hari itu merasa sesak atau apa, kita sudah menerima dan sudah kita rujuk ke rumah sakit-rumah sakit, seperti Hermina, RSSA, RSUD Kepanjen," ujarnya.
Baca juga: 2 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Jalani Pemeriksaan Penyidik Polda Jatim
Dari sejumlah korban yang masih dirawat di rumah sakit, ada yang mengadukan mengalami iritasi di kulit, muncul bercak-bercak merah, hingga ada yang kehilangan ingatan karena terjadi benturan di kepala.
"Hasil-hasil temuan tim dari Aremania bersama ini rata-rata di sesak napas, terus ada terjadi benturan yang menyebabkan menghilangkan memori, korban seorang wanita juga seperti itu, ada yang badannya belum bisa digerakkan yang bagian kanan juga seperti itu. Bercak-bercak kulit di muka, kayak iritasi itu ada, itu juga menerima laporan-laporan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kerusuhan pecah setelah laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, pada Sabtu malam (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan, Malang. Pertandingan dimenangkan tim tamu Persebaya dengan skor 2-3.
Lihat Juga :