Yuni Astuti Kutuk Pelaku Pelecehan Seksual di Panti Asuhan Kulon Progo

Minggu, 09 Oktober 2022 - 17:54 WIB
loading...
Yuni Astuti Kutuk Pelaku...
Ketua DPW Perindo DIY Yuni Astuti mengutuk pelaku pelecehan seksual di Panti Asuhan Kulon Progo. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
KULONPROGO - Aksi kekerasan seksual kembali menimpa anak di bawah umur. Salah satu bocah yang tinggal di Panti Asuhan di Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo , DIY.

Bocah malang itu menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh pimpinan panti asuhan berinisial MT, (46), yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi setempat.

Aksi kekerasan seksual ini pun sontak mengundang keprihatinan dari berbagai kalangan. Bahkan, Ketua DPW Perindo DIY Yuni Astuti kembali lantang bersuara mengutuk perbuatan MT.

Baca juga: Atasi Tingginya Angka Kemiskinan di Kulonprogo, Ini Saran Yuni Astuti

"Saya mengutuk keras pelecehan seksual tersebut apalagi kasus itu pelakunya adalah pimpinan panti asuhan. Sosok yang seharusnya jadi pelindung bagi anak-anak di sana tapi malah menyalahgunakan tanggung jawab dan amanah," kata Yuni Astuti, Minggu (9/10/2022).



Sebagai bentuk kepedulian, Yuni menegaskan dirinya siap memberikan pendampingan, baik hukum maupun psikologis. Tidak hanya itu, secara hukum, dia juga menegaskan akan mengawal kasus itu sampai selesai.

"Saya siap ikut memberikan bantuan kepada korban dan keluarganya. Termasuk apabila ada korban lainnya yang belum berani melapor, saya siap ikut mendampingi. Jangan takut melapor apabila ada korban lainnya," kata Yuni yang juga pengurus Pemuda Pancasila DIY itu.

"Saya pastikan akan mengawal tuntas kasus pelecehan seksual tersebut. Saya harap pelaku mendapatkan hukuman yang maksimal," lanjut Yuni.

Baca juga: Oknum ASN di Sinjai Tendang Siswi SMP hingga Jatuh, Yuni Astuti: Pelakunya Layak Dipecat

Untuk memastikan kasus serupa tidak kembali terulang, Yuni meminta pemerintah untuk melakukan pemantauan di semua panti asuhan. Dengan demikian, dia berharap, tidak ada lagi anak-anak di bawah umur, khususnya yang ada di bawah lembaga tertentu, menjadi korban kekerasan seks.

"Kami minta pemerintah untuk melakukan pendataan panti asuhan dan melakukan pemantauan di sana secara rutin agar tak ada kasus serupa dikemudian hari. Pemerintah juga harus serius melakukan pengecekan pada panti asuhan-panti asuhan lain," papar Yuni Astuti.

Dia menegaskan, masalah pelecehan seksual di panti asuhan, sekolah atau pesantren ini kan terjadi karena minim pengawasan. Kemudian ada ketimpangan relasi kuasa antara pelaku dengan korbannya.

“Korban biasanya tidak berani melapor. Bahkan di kasus ini, pelecehan seksual sudah berlangsung selama lebih kurang dua tahun. Makanya harus ada upaya melakukan pengecekan kondisi di lapangan oleh pihak berwenang," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Usut Dugaan Child...
Polisi Usut Dugaan Child Grooming Kepala SMK di Tangsel
Inilah Desain Masjid...
Inilah Desain Masjid yang Dibangun Bos HS Muhammad Suryo di TKP Kecelakaan Isterinya
Alami Kecelakaan, Bos...
Alami Kecelakaan, Bos Rokok HS Berikan Beasiswa bagi Korban hingga Kuliah
Gubernur Victoria Berkunjung...
Gubernur Victoria Berkunjung ke GSM, Rizal Ungkap Mimpinya saat Sekolah di Australia
Jadi Plt Ketua DPW Perindo...
Jadi Plt Ketua DPW Perindo DIY, Aswin Perkuat Kepengurusan dan Rangkul Generasi Muda
Puspadaya Perindo Tegaskan...
Puspadaya Perindo Tegaskan Komitmen Dampingi Kasus Pelecehan Anak di Jakbar hingga Tuntas
Bareskrim Tetapkan Ustad...
Bareskrim Tetapkan Ustad SAM Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan
SIG Pasok 10.000 Ton...
SIG Pasok 10.000 Ton Semen untuk Pembangunan Jembatan Penghubung Bantul dan Kulon Progo
Rabbi Dallas Penyebar...
Rabbi Dallas Penyebar Klaim Palsu Pemerkosaan Hamas Ditangkap karena Pelecehan Anak
Rekomendasi
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Berita Terkini
Pelajar Tewas Tersangkut...
Pelajar Tewas Tersangkut Kabel, DPRD Desak Pemprov DKI Jakarta Tata Ulang Pengelolaan Utilitas
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved