Anggaran Pemasangan Jaringan Internet di Posko COVID-19 Sinjai Diduga Dimark-up
Sabtu, 04 Juli 2020 - 22:45 WIB
loading...
Anggaran pemasangan jaringan internet di Posko COVID-19 Sinjai diduga dimark-up. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SINJAI - Koordinator Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel, Ahmad Tang, menemukan sejumlah kejanggalan terkait pemasangan alat jaringan internet di beberapa Posko COVID-19 lingkup Kabupaten Sinjai. Disinyalir ada penyelewangan berupa mark-up anggaran pemasangan jaringan internet yang dikerjakan oleh Dinas Infokom dan Persandian Sinjai.
"Setidaknya dari hasil penelusuran kami terdapat beberapa poin kejanggalan dalam pengadaan jaringan internet di Posko COVID-19 yang tersebar di beberapa posko dengan anggaran kurang lebih Rp107 juta," kata Ahmad Tang, Sabtu (4/7/2020).
"Di antaranya yakni pembelian alat yang telah terpasang pada dinas infokom dan persandian, gedung farmasi, Puskesmas Biji Nangka, posko di Borong dan posko di Pulau Sembilan," sambung Ahmad Tang.
Ada perbedaan spesifikasi terkait alat jaringan internet tersebut. Di lima titik, sejumlah peralatan yang ditemukan berupa antena rocket M5, antena power beam M5, wifi router mikrotik, kabel LAN/UTP, konektor, tiang antena dan pipa galvanis. Sementara pada posko perbatasan Sinjai Barat menggunakan wifi router 4G TP-Link.
Baca Juga: Polisi Temukan Markup Harga Sembako Rp470 Juta karena Kelakuan Dinsos
"Setidaknya dari hasil penelusuran kami terdapat beberapa poin kejanggalan dalam pengadaan jaringan internet di Posko COVID-19 yang tersebar di beberapa posko dengan anggaran kurang lebih Rp107 juta," kata Ahmad Tang, Sabtu (4/7/2020).
"Di antaranya yakni pembelian alat yang telah terpasang pada dinas infokom dan persandian, gedung farmasi, Puskesmas Biji Nangka, posko di Borong dan posko di Pulau Sembilan," sambung Ahmad Tang.
Ada perbedaan spesifikasi terkait alat jaringan internet tersebut. Di lima titik, sejumlah peralatan yang ditemukan berupa antena rocket M5, antena power beam M5, wifi router mikrotik, kabel LAN/UTP, konektor, tiang antena dan pipa galvanis. Sementara pada posko perbatasan Sinjai Barat menggunakan wifi router 4G TP-Link.
Baca Juga: Polisi Temukan Markup Harga Sembako Rp470 Juta karena Kelakuan Dinsos
Lihat Juga :