Truk Angkut CPO Lebihi Kapasitas Lintasi Jalan Kolam, Harus Ditindak Tegas
Rabu, 05 Oktober 2022 - 08:15 WIB
loading...
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawraingin Barat (Kobar), Kalteng telah mengeluarkan aturan terkait batasan tonase angkutan melintasi jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama. iNews TV/Sigit
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawiringin Barat (Kobar), Kalteng telah mengeluarkan aturan terkait batasan tonase angkutan melintasi jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama.
Namun, masih banyak angkutan Crude Palm Oil (CPO ) yang melintas di ruas jalan tersebut. Tentu, hal tersebut telah melanggar aturan dan perjanjian.
Untuk itu, diminta kepada manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang kedapatan supirnya bandel dan tetap melintasi jalur tersebut, agar diberi teguran dan sanksi yang tegas.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Rizky Aditya Putra. Akibatnya banyaknya angkutan CPO maupun yang membawa TBS (Tandan Buah Segar) lebih dari 8 ton melintasi Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama.
Sehingga, jalan tersebut rusak dan semakin parah tatkala kini diterpa banjir. "Mobil yang melintas tidak sebanding dengan kekuatan badan jalan, maka ruas jalan tersebut selalu rusak, apalagi saat ini di ruas jalan tersebut digenangi air akibat banjir, yang menyebabkan juga sering terjadi kemacetan," ujarnya, saat dikonfirmasi belum lama ini.
Namun, masih banyak angkutan Crude Palm Oil (CPO ) yang melintas di ruas jalan tersebut. Tentu, hal tersebut telah melanggar aturan dan perjanjian.
Untuk itu, diminta kepada manajemen Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang kedapatan supirnya bandel dan tetap melintasi jalur tersebut, agar diberi teguran dan sanksi yang tegas.
Hal ini disampaikan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kobar Rizky Aditya Putra. Akibatnya banyaknya angkutan CPO maupun yang membawa TBS (Tandan Buah Segar) lebih dari 8 ton melintasi Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama.
Sehingga, jalan tersebut rusak dan semakin parah tatkala kini diterpa banjir. "Mobil yang melintas tidak sebanding dengan kekuatan badan jalan, maka ruas jalan tersebut selalu rusak, apalagi saat ini di ruas jalan tersebut digenangi air akibat banjir, yang menyebabkan juga sering terjadi kemacetan," ujarnya, saat dikonfirmasi belum lama ini.
Lihat Juga :