Tangis Ibu Hendrik Pecah saat Anaknya Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Pasuruan Dimakamkan

Minggu, 02 Oktober 2022 - 17:44 WIB
loading...
Tangis Ibu Hendrik Pecah saat Anaknya Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Pasuruan Dimakamkan
Keluarga saat menenangkan ibu korban yang histeris saat anaknya yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan asal Pasuruan dimakamkan, Minggu (2/10/2022). Foto: iNewsTV/Jaka Samudra
A A A
PASURUAN - Suasana duka mendalam dirasakan oleh keluarga korban meninggalnya tragedi Stadion Kanjuruhan , Malang, Jawa Timur, asal Kabupaten Pasuruan .

Tangis Parniati, ibu korban kerusuhan mendadak pecah saat jenazah anak kesayangannya diberangkatkan ke tempat peristirahatan terakhir, Minggu (2/10/2022).

Parniati menangis histeris dibawa keranda jenazah anaknya Hendrik Gunawan saat diberangkatkan ke Tempat Pemakaman Umum, Desa Pucangsari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu siang.

Baca juga: Mencekam dan Mengerikan, Ini Cerita Suporter yang Selamat dari Tragedi Kanjuruhan

Ibunya tak menyangka jika anaknya turut menjadi korban Tragedi Kanjuruhan, pada Sabtu malam (1/10/2022).

Diketahui, Hendrik Gunawan, warga desa setempat merupakan salah satu suporter arema yang turut meninggal dunia dalam insiden saat arema menjamu Persebaya di Kanjuruhan.



Namun sebelum pergi ke stadion, pemuda berumur 19 tahun sempat pamit kepada kedua orang tuanya.

Ayah Hendrik, Ruslan mengaku dirinya sempat melarang anaknya pergi karena waktu itu uang saku untuk ke stadion pas-pasan.

“Meski begitu, tetap berangkat untuk menyaksikan pertandingan derby big macth antara Arema versus Persebaya,” kata Ruslan.

Baca juga: Menko PMK Sebut Korban Tewas Targedi Kanjuruhan 130 Jiwa, 19 Jasad Belum Teridentifikasi

Korban berangkat bersama temannya Andri berboncengan motor, namun saat berada di stadion dan terjadi insiden mereka sempat berpisah, lantaran korban memilih menolong salah seorang suporter lainnya yang sedang pingsan setelah terkena gas air mata.

“Namun tak disangka sekira pukul 4 dini hari, saya mendengar kabar jika Hendrik Gunawan meninggal dunia dalam insiden Kanjuruhan,” kata Andri.

Keluarga dan teman korban mengaku sangat terpukul dengan peristiwa ini dan meminta diusut agar kejadian tak terulang lagi.

Hingga kini, ada sebanyak 129 korban meninggal akibat insiden di Stadion Kanjuruhan Malang.
(nic)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2908 seconds (11.97#12.26)