Tokoh Agama di Papua Minta Lukas Enembe Kooperatif untuk Diperiksa KPK
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 11:44 WIB
loading...
Tokoh agama di Papua, Pendeta Albert Yoku meminta Gubernur Papua Lukas Enembe kooperatif untuk diperiksa oleh KPK. Foto/Ist
A
A
A
JAYAPURA - Tokoh agama di Papua, Pendeta Albert Yoku meminta Gubernur Papua Lukas Enembe kooperatif untuk diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga bisa meredam situasi di Bumi Cenderawasih.
Hal tersebut disampaikan Pendeta Albert Yoku pada Diskusi Publik Human Studies Institute bertajuk Quo Vadis penegakan hukum sebagai instrumen pembangunan di Papua (30/9/2022).
Baca juga: Mencekam! Ratusan Warga Bersenjata Jaga Rumah Lukas Enembe di Jayapura
"Gubernur Enembe harus berani memberikan klarifikasi jika tidak disangka terlibat kasus korupsi yang menjeratnya. Jika Lukas Enembe memenuhi panggilan KPK hal tersebut akan meredam situasi di Papua," katanya.
Albert Yoku yang saat ini sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jayapura menyarankan adanya sikap kooperatif Gubernur Papua.
"Saya menyarankan, tetap ada kerjasama yang kuat antara bapak Gubernur dengan pihak KPK, Kepolisian maupun kuasa hukum supaya mengerjakan ranah-ranah kasus Hukum ini dengan profesional sesuai kode etik dari tugas kita masing-masing," tandasnya.
Sehingga tidak ada kesan seperti memprovokasi atau bahasa yang bisa memancing dan membuat pandangan yang kontradiktif.
Baca juga: Keluarga dan Massa Pendukung Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Jakarta
Lebih lanjut dia menegaskan agar penegakan hukum di Indonesia harus ditegakan. "Hukum di Indonesia harus ditegakkan, biarkan hukum yang menilai kita salah, atau benar," tandasnya.
Hal tersebut disampaikan Pendeta Albert Yoku pada Diskusi Publik Human Studies Institute bertajuk Quo Vadis penegakan hukum sebagai instrumen pembangunan di Papua (30/9/2022).
Baca juga: Mencekam! Ratusan Warga Bersenjata Jaga Rumah Lukas Enembe di Jayapura
"Gubernur Enembe harus berani memberikan klarifikasi jika tidak disangka terlibat kasus korupsi yang menjeratnya. Jika Lukas Enembe memenuhi panggilan KPK hal tersebut akan meredam situasi di Papua," katanya.
Albert Yoku yang saat ini sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jayapura menyarankan adanya sikap kooperatif Gubernur Papua.
"Saya menyarankan, tetap ada kerjasama yang kuat antara bapak Gubernur dengan pihak KPK, Kepolisian maupun kuasa hukum supaya mengerjakan ranah-ranah kasus Hukum ini dengan profesional sesuai kode etik dari tugas kita masing-masing," tandasnya.
Sehingga tidak ada kesan seperti memprovokasi atau bahasa yang bisa memancing dan membuat pandangan yang kontradiktif.
Baca juga: Keluarga dan Massa Pendukung Tak Izinkan Lukas Enembe Berobat ke Jakarta
Lebih lanjut dia menegaskan agar penegakan hukum di Indonesia harus ditegakan. "Hukum di Indonesia harus ditegakkan, biarkan hukum yang menilai kita salah, atau benar," tandasnya.
Lihat Juga :