Cerita 200 Ribu Warga Malang Sesaki Rapat Akbar PKI saat Pemilu 1955
Kamis, 29 September 2022 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
Menariknya saat itu, sempat terjadi ketegangan antara pimpinan PKI, DN Aidit dengan pimpinan Partai Masyumi, Hasan Aidid di Malang. Saat itu entah bagaimana ceritanya Hasan tiba dari Surabaya, ke Malang, di saat PKI tengah melakukan rapat akbar di Alun-alun Malang.
"Sempat terjadi kericuhan rombongan Hasan Aidid dari Masyumi Surabaya, bertemu rombongan DN Aidit karena mereka beradu makian, dan ini kejadian yang menarik, serta kejadian besar saat itu, karena memang suasananya menjelang pungutan suara tahun 1955," tutur dosen sejarah di Binus University Malang ini.
Baca juga: Wanita Cantik Korban Penganiayaan Oknum Polwan Diperiksa Propam Polda Riau
Tapi saat itu disebut Faishal, media memberitakan kronologi penyebab yang berbeda-beda. Bila media yang terafiliasi PKI menyebut Hasan Aidid yang menjadi penyebabnya, lantaran sengaja datang merusak rapat akbar PKI di Malang. Tetapi versi lain menyebutkan adanya provokasi yang dilakukan pimpinan PKI saat rapat akbar di Malang.
Menurut Faishal, pemimpin PKI memilih untuk menyiasati langsung turun ke masyarakat menjelang pemilihan umum. Hal ini membuat masyarakat merasa simpati dan mudah untuk direbut hatinya.
"Para pemimpin mereka mau turun langsung ke wilayah terutama menjelang pemilihan. Berikutnya tanggal 29 Oktober pemilihan DPRD di Jawa Timur, jadi pimpinan partai turun langsung, Aidit ke Lumajang, Lukman ke Surabaya. Aidit memberikan rapat akbar di Lumajang, Lukman ke Surabaya dan sebagainya," terangnya.
Baca juga: 3 Rumah Ludes Terbakar, Warga Permukiman Padat di Makassar Panik
"Sempat terjadi kericuhan rombongan Hasan Aidid dari Masyumi Surabaya, bertemu rombongan DN Aidit karena mereka beradu makian, dan ini kejadian yang menarik, serta kejadian besar saat itu, karena memang suasananya menjelang pungutan suara tahun 1955," tutur dosen sejarah di Binus University Malang ini.
Baca juga: Wanita Cantik Korban Penganiayaan Oknum Polwan Diperiksa Propam Polda Riau
Tapi saat itu disebut Faishal, media memberitakan kronologi penyebab yang berbeda-beda. Bila media yang terafiliasi PKI menyebut Hasan Aidid yang menjadi penyebabnya, lantaran sengaja datang merusak rapat akbar PKI di Malang. Tetapi versi lain menyebutkan adanya provokasi yang dilakukan pimpinan PKI saat rapat akbar di Malang.
Menurut Faishal, pemimpin PKI memilih untuk menyiasati langsung turun ke masyarakat menjelang pemilihan umum. Hal ini membuat masyarakat merasa simpati dan mudah untuk direbut hatinya.
"Para pemimpin mereka mau turun langsung ke wilayah terutama menjelang pemilihan. Berikutnya tanggal 29 Oktober pemilihan DPRD di Jawa Timur, jadi pimpinan partai turun langsung, Aidit ke Lumajang, Lukman ke Surabaya. Aidit memberikan rapat akbar di Lumajang, Lukman ke Surabaya dan sebagainya," terangnya.
Baca juga: 3 Rumah Ludes Terbakar, Warga Permukiman Padat di Makassar Panik
Lihat Juga :