Pemprov Sulsel dan Duta Besar Iran Jajaki Peluang Kerjasama
Jum'at, 03 Juli 2020 - 21:16 WIB
loading...
Gubernur Sulsel saat melakukan pertemuan virtual dengan duta besar Iran untuk Indonesia. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Pemerintah Sulsel dan Duta Besar Iran, khususnya Provinsi Razavi Khorasan menjajaki potensi kerjasama disejumlah bidang, termasuk penanganan COVID-19 di daerah ini.
Itu setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan Duta Besar The Islamic Republic of Iran untuk Indonesia, Dr Mohammad Khoush Heikal Azad, melakukan pertemuan virtual, Jumat, (3/06/2020).
Baca Juga: 2.819 Pasien Jadi Duta COVID-19 Bisa Cegah Penularan ke 30 Ribu Orang
Provinsi di Iran ini merupakan salah satu provinsi terbesar dari 30 provinsi dengan jumlah penduduk 5.593.079 jiwa. Nurdin Abdullah memaparkan, Sulsel sebagai provinsi yang menjadi barometer pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur telah menyusun strategi dalam tata kelola pemerintahan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.
Adapun program prioritas kata dia, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2023, yakni Bidang Infrastruktur, Bidang Pemerintahan, Bidang Pertanian, Perikanan, Kelautan dan Kehutanan, Bidang Kesehatan dan Bidang Pariwisata.
Itu setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan Duta Besar The Islamic Republic of Iran untuk Indonesia, Dr Mohammad Khoush Heikal Azad, melakukan pertemuan virtual, Jumat, (3/06/2020).
Baca Juga: 2.819 Pasien Jadi Duta COVID-19 Bisa Cegah Penularan ke 30 Ribu Orang
Provinsi di Iran ini merupakan salah satu provinsi terbesar dari 30 provinsi dengan jumlah penduduk 5.593.079 jiwa. Nurdin Abdullah memaparkan, Sulsel sebagai provinsi yang menjadi barometer pertumbuhan ekonomi di Indonesia Timur telah menyusun strategi dalam tata kelola pemerintahan yang bertujuan mensejahterakan masyarakat.
Adapun program prioritas kata dia, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2008-2023, yakni Bidang Infrastruktur, Bidang Pemerintahan, Bidang Pertanian, Perikanan, Kelautan dan Kehutanan, Bidang Kesehatan dan Bidang Pariwisata.
Lihat Juga :