Kendalikan Laju Inflasi, BI Sumatera Selatan Gelar Pasar Murah Digital

Rabu, 28 September 2022 - 11:24 WIB
loading...
Kendalikan Laju Inflasi, BI Sumatera Selatan Gelar Pasar Murah Digital
Sebagai salah satu upaya dalam mengendalikan laju inflasi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bank Indonesia Perwakilan Sumsel menggelar program pasar murah digital. Foto SINDOnews
A A A
PALEMBANG - Sebagai salah satu upaya dalam mengendalikan laju inflasi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Bank Indonesia Perwakilan Sumsel menggelar program pasar murah digital. Bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palembang, BI Sumsel berharap program tersebut dapat menjaga stabilisasi inflasi pangan.



Deputi Kepala Perwakilan BI Sumsel, Nurcahyo Heru Prasetyo mengatakan, dalam menghadapi tekanan inflasi serta mewujudkan ketahanan pangan, salah satu poin penting yang harus dilaksanakan di daerah adalah dengan melakukan sinergi dan koordinasi. Baca juga: Inflasi hingga Ancaman Resesi di 2023 Bikin Pengusaha Ketar-ketir

"Pasar murah digital ini sebagai wujud sinergitas tersebut, masyarakat bisa membeli berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau," ujar Nurcahyo, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, bank sentral juga mendorong masyarakat agar terbiasa menggunakan pembayaran nontunai, khususnya dengan QRIS. Dan upaya dalam pengendalian inflasi bersama TPID Kota Palembang tidak akan berhenti dalam kegiatan pasar murah .

"Bank Indonesia bersama TPID akan terus melakukan berbagai langkah penguatan pengendalian pangan lainnya, salah satunya optimalisasi dan perluasan Kerjasama Antar Daerah (KAD) dan fasilitasi distribusi pangan," jelasnya.

Selain itu, lanjut Nurcahyo, pihaknya juga bakal mendukung optimalisasi Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, penguatan data neraca pangan serta mendukung penyediaan Alsintan dan Saprodi termasuk pengembangan sektor pangan lainnnya, melalui perikanan dan digital farming.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Kota Palembang, Zulkarnain mengatakan, pasar murah digital bisa membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih murah, di tengah kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baru-baru ini.

"Dalam pasar murah ini kami juga mendorong masyarakat untuk melakukan transaksi pembayaran secara nontunai, sehingga transaksi dapat lebih efisien, cepat dan juga aman," jelasnya. Baca juga: Tekanan Inflasi Makin Berat Bikin Nilai Uang Semakin Tidak Berarti

Menurut Zulkarnain, langkah tersebut juga sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan digitalisasi daerah dan mendukung pemulihan ekonomi di Kota Palembang.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1575 seconds (10.101#12.26)