Memperkuat Tulang Punggung Ekonomi Melalui Digitalisasi

Selasa, 27 September 2022 - 18:09 WIB
loading...
Memperkuat Tulang Punggung...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi salah satu stan pameran produk UMKM dalam acara East Java Halal Agro Industry Festival Tahun 2022.
A A A
SURABAYA - Jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah ( UMKM ) di Jawa Timur (Jatim) saat ini mencapai 9,8 juta. Namun, baru 46% yang masuk ekosistem digital. Padahal digitalisasi berperan penting untuk memperluas pasar UKM agar mereka dapat bertumbuh. UMKM berkontribusi 57,81 persen atau Rp1.418,94 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim tahun 2021.

Pemprov Jatim juga terus memacu percepatan digitalisasi. Hal bertujuan untuk peningkatan pelayanan pada masyarakat maupun meningkatkan kinerja pelaku UMKM. Saat ini, Pemprov memiliki program Jatim Belanja Online atau Jatim Bejo. Jatim Bejo adalah toko daring untuk pengadaan barang/jasa pemerintah di Provinsi Jatim. Ini sebagai upaya peningkatan peran serta pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dan transparansi, akuntabilitas pengadaan barang/jasa.

Jatim Bejo ini menjadi andalan Pemprov Jatim terkait sistem belanja online di pemerintahan. Program tersebut mampu menjawab tantangan pemanfaatan platform perdagangan elektonik B2B (business to business e-commerce) di Indonesia yang terus meningkat.

"Kami meminta seluruh kepala daerah di Jatim mengoptimalkan potensi Rp26,8 triliun belanja pengadaan barang dan jasa agar dialokasikan untuk UMKM dan Produk Dalam Negeri," kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam sebuah kesempatan di Surabaya.

Baca juga: Hadiri Pameran Batik HUT ke-15 MNC Land, Wali Kota Eri: Ini Jadi Contoh yang Lain

Hingga Maret 2022, sudah terdapat 24 kabupaten/kota yang sudah menyatakan komitmen menggunakan Program Jatim Bejo. Diantaranya, Kota Malang, Batu, Kediri, Madiun, Probolinggo dan Mojokerto. Untuk Pemerintah Kabupaten yaitu Bondowoso, Tuban, Gresik, Lumajang, Blitar, Nganjuk, Situbondo, Sidoarjo, Trenggalek, Malang, Banyuwangi, Tulungagung, Jember, Pasuruan, Bangkalan, Probolinggo, Magetan dan Pacitan. "Kami berharap, penggunaan Jatim Bejo bisa semakin meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengadaan barang/jasa melalui optimalisasi pemanfaatan e-marketplace dalam bentuk toko daring," kata Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim itu juga mendorong pelaku UMKM dalam ekosistem digital. Dengan semakin banyak pelaku UMKM yang masuk ke pasar digital maka akan semakin banyak pula masyarakat yang membeli produk mereka. Sehingga bisa meningkatkan omset usahanya sekaligus menopang pemulihan perekonomian nasional. Di era society 5.0 seperti sekarang ini, kata dia, masuk ke ekosistem digital adalah sebuah keharusan. "Tentu perlu bantuan dari berbagai elemen dan organisasi masyarakat untuk menggiring para pelaku UMKM terkait percepatan transformasi digital yang lebih masif," ujarnya.

Sekarang banyak platform e-commerce, seperti Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Lazada, dan Shopee. Pelaku UMKM bisa memanfaatkan keberadaan e-commerce tersebut agar bisa menjangkau pasar lebih luas lagi. Biaya beriklan digital pun jauh lebih murah. Tinggal siapkan konten dan upload di sosial media. "Dengan memanfaatkan teknologi agar bisa merambah pasar lebih luas lagi. Apalagi UMKM adalah tulang punggung ekonomi Jawa Timur," ungkap Khofifah.

Untuk memperkuat UMKM, Pemprov Jatim juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan e-commerce terkait promosi pengembangan digital di Jatim, yaitu PT Global Digital Niaga (Blibli), Tokopedia, PT Karya Anak Bangsa (Go-Jek). Kerja sama tersebut menjadi bagian penting sinergitas menguatkan koperasi dan UMKM dalam memberdayakan ekonomi di Jatim. "Kolaborasi juga merupakan bentuk peningkatan kualitas dan menjadi tanggung jawab bersama bagi semua stake holder," ujar Khofifah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Perkuat Digitalisasi,...
Perkuat Digitalisasi, Undira Asah Keterampilan Teknis UMKM di Bekasi
Kepala Diskominfotik...
Kepala Diskominfotik Jakarta Baru Dorong Transformasi Digital dan Komunikasi Berbasis Data
Pramono Dorong 153 Pasar...
Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
Anggota DPR Apresiasi...
Anggota DPR Apresiasi Semangat Anak Muda Hadirkan Aplikasi yang Berdayakan Peternak Lokal
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk,...
Solusi Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan
Telkomsat Gandeng UNIVITY...
Telkomsat Gandeng UNIVITY Perkuat Pemantauan Keamanan Nasional
Audit Media Sosial:...
Audit Media Sosial: Langkah Penting yang Sering Kita Lupakan
Rekomendasi
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved