Asap Picu Tabrakan di Tol Pejagan-Pemalang, Ahmad Sahroni Geram: Pembakar Jerami Harus Diusut!

Jum'at, 23 September 2022 - 14:41 WIB
loading...
Asap Picu Tabrakan di Tol Pejagan-Pemalang, Ahmad Sahroni Geram: Pembakar Jerami Harus Diusut!
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni minta pembakaran jerami yang asapnya mengakibatkan tabrakan beruntun di Tol Pejagan-Pemalang KM 253, Brebes diusut tuntas. Foto/iNews TV/Yunibar
A A A
BREBES - Tabrakan beruntun 13 kendaraan di Tol Pejagan-Pemalang KM 253, Brebes, Jawa Tengah yang mengakibatkan 1 tewas dan 19 orang terluka dipicu pembakaran jerami sisa panen harus diusut tuntas.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengaku geram lantaran salah satu faktor kuat penyebab kecelakaan ini dikarenakan ulah orang tak bertanggung jawab yang membakar jerami di dekat jalan tol.

Baca juga: Asap jadi Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan-Pemalang, Ini Penjelasan KNKT

“Saya minta polisi selidiki dan usut pelaku pembakaran di dekat tol tersebut. Karena perbuatan lalainya telah membahayakan dan merugikan orang lain, bahkan sampai ada korban meninggal. Ini berbahaya sekali,” ujar Sahroni, Jumat (23/9/2022).



Dia juga meminta ke depannya ada kerja sama antara Dinas Perhubungan, pengelola jalan tol dan Kepolisian dalam mengantisipasi kejadian berbahaya serupa terulang lagi.

“Ini merupakan kebiasaan buruk yang kadang terlihat sepele padahal sangat membahayakan. Masyarakat yang memiliki atau bekerja di lahan sekitar, harus diberi edukasi terkait bahaya membakar jerami yang terlalu dekat dengan jalan tol," tegasnya.

"Petugas nanti tentukan saja titik mana yang boleh mana yang tidak. Jadi nanti kalau masih ada yang coba-coba (melanggar), langsung tindakan hukum,” tandasnya.

Baca juga: Asap Tebal Akibatkan Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang, Polisi Periksa 13 Pemilik Lahan

Sahroni juga mengusulkan untuk mengedepankan edukasi cara alternatif pengelolaan jerami yang lebih minim risiko.

“Bahkan kalau perlu diberi edukasi mendalam terkait cara alternatif pengelolaan jerami atau pengosongan lahan selain dibakar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto mengatakan bahwa asap pembakaran lahan menjadi faktor kontribusi terhadap kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan di KM 253 Tol Pejagan-Pemalang, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (18/9).

"Memang asap sebagai kontribusi faktornya," ujarnya ketika ditemui setelah memberikan sambutan dalam Media Background KNKT 'Review Keselamatan Pelayaran pada Kapak Tradisonal di Indonesia' di Jakarta, Rabu (21/9/2022).

Berdasarkan temuan sementara, terdapat pembakaran sisa panen yang jaraknya sekitar 50-100 meter dari jalan tol Pejagan-Pemalang. "Dan tiba tiba itu menjalar ke jalan tol dan kemudian membesar dan kemudian asapnya tebal," tuturnya.

Menurut keterangan yang didapat dari para korban, lanjut dia, mereka mengaku sudah mengurangi kecepatan kendaraannya namun asap tebal mengganggu penglihatan sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari.

"Karena dari teman-teman korban itu mereka sudah mulai mengurangi kecepatan, tetapi ketika masuk asap tiba-tiba mobil yang di depan pada berhenti dan itu jarak pandangnya 1 meter dan itu tidak bisa dihindari," paparnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1975 seconds (11.97#12.26)