Dukung Pendidikan Anak, OPPO Indonesia Tuntas Bangun Kembali 3 Sekolah di NTT
Selasa, 20 September 2022 - 21:34 WIB
loading...
A
A
A
Pembangunan kembali ketiga sekolah mulai dilakukan sejak April 2022. Ada dua ruang kelas beserta outdoor playground di tiap sekolah. Kegiatan ini berdampak pada 125 murid dan 11 guru yang kini mendapatkan akses belajar mengajar yang lebih baik.
Kegiatan ini, lanjut Patrick, merupakan salah satu bentuk dukungan pihaknya untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang baik agar menghasilkan bibit bibit unggul di masa akan datang. "Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, dan mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan tempat pembelajaran yang layakâ ujar Patrick.
Chief Executive Officer Yayasan Happy Hearts Indonesia, Sylvia Beiwinkler, mengatakan, pihaknya mengapresiasi program kolaborasi bersama OPPO Indonesia.Baca juga: Kemendikbudristek: RUU Sisdiknas akan Beri Pengakuan pada Guru dan Lembaga PAUD
"Kami bangga dapat menerima dan menyalurkan dukungan dari OPPO Indonesia untuk kebutuhan edukasi anak anak di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi lanjutan yang terus kami lakukan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia," tuturnya.
Kegiatan ini, lanjut Patrick, merupakan salah satu bentuk dukungan pihaknya untuk menciptakan ekosistem pembelajaran yang baik agar menghasilkan bibit bibit unggul di masa akan datang. "Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, dan mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan tempat pembelajaran yang layakâ ujar Patrick.
Chief Executive Officer Yayasan Happy Hearts Indonesia, Sylvia Beiwinkler, mengatakan, pihaknya mengapresiasi program kolaborasi bersama OPPO Indonesia.Baca juga: Kemendikbudristek: RUU Sisdiknas akan Beri Pengakuan pada Guru dan Lembaga PAUD
"Kami bangga dapat menerima dan menyalurkan dukungan dari OPPO Indonesia untuk kebutuhan edukasi anak anak di Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini juga merupakan kolaborasi lanjutan yang terus kami lakukan dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia," tuturnya.
(don)
Lihat Juga :