Wagub Emil Teruskan Aspirasi Buruh Jatim ke Pemerintah Pusat

Selasa, 20 September 2022 - 08:13 WIB
loading...
Wagub Emil Teruskan Aspirasi Buruh Jatim ke Pemerintah Pusat
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Sekdaprov menerima ribuan buruh dari 38 aliansi serikat pekerja Jawa Timur di Kantor Gubernur Jatim, Senin (19/9/2022) malam.
A A A
SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak menerima ribuan buruh dari 38 aliansi serikat pekerja Jawa Timur di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya, Senin (19/9/2022) malam.

Para buruh tersebut, secara khusus hadir untuk menemui pejabat pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyuarakan penolakan terkait kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) serta merevisi Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2022. Buruh juga berharap agar Undang-Undang (UU) Cipta Kerja agar dicabut oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Diusir PSK dari Kamar Hotel Gegara Senjata Loyo, Dimas Nekat Curi HP

Emil mengatakan, keresahan yang dirasakan oleh para buruh Jatim merupakan keresahan yang juga dialami oleh seluruh masyarakat luas. Oleh karenanya, Emil menyampaikan jika dirinya mendengarkan aspirasi para buruh.

"Kami yakin panjenengan semua duduk di sini juga memiliki rasa percaya pada kami. Insyaallah kami akan memperjuangkan yang terbaik," tegas Emil.

Terkait tindakan lebih lanjut, Emil dan Sekdaprov Jatim Adhy Karyono akan memfasilitasi forum bagi para buruh yang lebih mengerucut, untuk menemukan titik temu dari tuntutan yang diinginkan. "Mari kita duduk, kita carikan solusi bersama. Kami sebagai pengemban, tentu berkewajiban meneruskan aspirasi kepada pemerintah pusat dalam tempo sesingkatnya," jelas Emil di depan ribuan buruh aksi.

Terkait tuntutan kenaikan BBM, Emil menambahkan, hal tersebut akan dituangkan dalam surat rekomendasi ke pemerintah pusat. Selain itu, menjawab tuntutan UU Cipta Kerja Pemprov Jatim juga akan meneruskan usulan para buruh untuk dilakukan peninjauan ulang terkait dimasukkannya klaster ketenagakerjaan agar klaster tersebut bisa dikeluarkan.

"Kemudian mengenai UMKM, secara prinsip kami bisa memahami situasi dan agar pembicaraan ini segera bisa ditindaklanjuti hasilnya agar ada titik temu," ujar Emil.

Sebagai informasi, kedatangan massa buruh tersebut berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Diantaranya dari Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kab./Kota Pasuruan, Malang Raya, Kabupaten Tuban, Kabupaten/Kota Probolinggo, Kabupaten Jember, Kabupaten Lumajang, hingga dari Kabupaten Banyuwangi.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2324 seconds (11.252#12.26)