Mengerikan! Ketua RT di Banyuasin Hilang Diseret Buaya usai Panen Sawit

Senin, 19 September 2022 - 22:46 WIB
loading...
Mengerikan! Ketua RT di Banyuasin Hilang Diseret Buaya usai Panen Sawit
Ketua RT di Banyuasin hilang diseret buaya usai panen sawit. Kini korban masih dalam pencarian. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A A A
BANYUASIN - Kasus warga diterkam buaya kembali terjadi di Kabupaten Banyuasin . Kali ini warga Dusun 1 Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau bernama Ujang Herwan (47) dilaporkan hilang setelah diterkam buaya, Minggu (18/9/2022) sore sekitar Pukul 17.30 WIB.

Sekretaris Camat (Sekcam) Pulau Rimau, Bambang mengatakan bahwa warganya yang diterkam buaya tersebut merupakan Ketua RT 1 desa setempat. Ujang diduga diterkam saat sedang membersihkan perahu getek miliknya di sungai.

Baca juga: Mengerikan! Perempuan di Madina Tewas Dimangsa Buaya saat Cuci Pakaian di Sungai Kunkun

Hingga kini lanjut Bambang, jasad Ujang yang ditarik buaya ke dalam air belum ditemukan. "Saat korban diterkam dan langsung ditarik buaya, sempat ada warga yang melihat di lokasi. Tetapi warga setempat tak bisa berbuat banyak," ujarnya, Senin (19/9/2022).



Dijelaskan Bambang, sebelum kejadian, korban baru saja selesai menjual sawit hasil panennya. Setelah sampai, korban langsung mandi dan membersihkan perahu geteknya. Nahasnya, korban malah ditarik buaya muara.

Saat ditarik buaya tersebut, kata Bambang, tubuh korban langsung hilang. Warga yang melihat kejadian tersebut pun langsung melapor ke perangkat desa dan pihak terkait lainnya.

Baca juga: Warga di Banyuasin Hilang Misterius, Diduga Diterkam Buaya saat Cari Rumput

"Selama ini sudah biasa warga di sana mandi atau cuci getek. Mungkin saat itu buaya lagi muncul dan korban tak melihat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Banyuasin, Alfian mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan terkait warga yang diterkam buaya tersebut.

"Kami akan menerjunkan Tim Reaksi Cepat untuk mencari korban. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA Sumsel terkait kejadian ini," tukasnya.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1850 seconds (11.210#12.26)