Cekik Ibu yang Memohon-mohon Maaf, Polisi di Pinrang Jalani Hukuman
Senin, 19 September 2022 - 08:51 WIB
loading...
Video aksi seorang oknum polisi memukul seorang ibu rumah tangga, menggegerkan warga Kabupaten Pinrang. Foto/iNews TV/Erwin Eka Pratama
A
A
A
PINRANG - Polisi di Kabupaten Pinrang, berinisial Aipda S akhirnya harus menjalani hukuman dari atasannya, karena telah melakukan penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga, yang diketahui bernama Tika. Video penganiayan tersebut, viral di media sosial.
Baca juga: Memalukan! Oknum Polisi Cekik Ibu yang Memohon-mohon Maaf, Videonya Viral
Kepastian pemberian sanksi terhadap pelaku penganiayaan ini, disampaikan Kapolres Pinrang, AKBP Mohammad Roni Mustofa. "Yang bersangkutan langsung kami periksa, untuk mendalami kasus yang terjadi," tegasnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Aipda S yang mengenakan pakaian seragam warna hitam-hitam, lengkap dengan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL), terlihat marah-marah kepada seorang ibu. Bahkan, oknum polisi itu terlihat mencekik leher korban.
Baca juga: Rampongan Macan, Kisah Tradisi Gladiator di Tanah Jawa
Beberapa kali terlihat oknum polisi itu mencekik, dan memukul korbannya sambil marah-marah. Sementara korbannya terlihat sudah tak berdaya, dan hanya bisa memohon maaf. Peristiwa penganiayaan ini ini terjadi di Desa Wae Tuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, pada Sabtu (17/9/2022).
Baca juga: Memalukan! Oknum Polisi Cekik Ibu yang Memohon-mohon Maaf, Videonya Viral
Kepastian pemberian sanksi terhadap pelaku penganiayaan ini, disampaikan Kapolres Pinrang, AKBP Mohammad Roni Mustofa. "Yang bersangkutan langsung kami periksa, untuk mendalami kasus yang terjadi," tegasnya.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat Aipda S yang mengenakan pakaian seragam warna hitam-hitam, lengkap dengan sepatu Pakaian Dinas Lapangan (PDL), terlihat marah-marah kepada seorang ibu. Bahkan, oknum polisi itu terlihat mencekik leher korban.
Baca juga: Rampongan Macan, Kisah Tradisi Gladiator di Tanah Jawa
Beberapa kali terlihat oknum polisi itu mencekik, dan memukul korbannya sambil marah-marah. Sementara korbannya terlihat sudah tak berdaya, dan hanya bisa memohon maaf. Peristiwa penganiayaan ini ini terjadi di Desa Wae Tuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, pada Sabtu (17/9/2022).
Lihat Juga :