Air Mata Jamintel Menitik saat Jemput Jenazah Putranya
Senin, 19 September 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Rumah Sakit Bhakti Asih, Khosiatun Azmi mengatakan, jenazah korban teridentifikasi setelah polisi menemukan identitas dan dokumen korban di laci mobil. "Korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit," tuturnya.
![Air Mata Jamintel Menitik saat Jemput Jenazah Putranya]()
Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Pekalongan, Sugeng Prastowo mengatakan, seluruh korban tabrakan beruntun ini mendapat santunan dari Jasa Raharja. "Besaran santunan untuk korban luka-luka Rp20 juta, sedangkan bagi korban meninggal dunia dan korban yang mengalami cacat permanen sebesar Rp50 juta," tuturnya.
Baca juga: Penuh Nafsu Pamer Kemaluan ke Bocah 8 Tahun, Mahasiswa Diciduk Polisi
Kasus tabrakan beruntun ini, masih dalam penanagan Satlantas Polres Brebes. Polisi masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan beruntun tersebut. Dugaan awal, tabrakan beruntun terjadi akibat kepulan asap pekat dari kebakaran jerami semak belukar di tepi jalan tol.

Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Pekalongan, Sugeng Prastowo mengatakan, seluruh korban tabrakan beruntun ini mendapat santunan dari Jasa Raharja. "Besaran santunan untuk korban luka-luka Rp20 juta, sedangkan bagi korban meninggal dunia dan korban yang mengalami cacat permanen sebesar Rp50 juta," tuturnya.
Baca juga: Penuh Nafsu Pamer Kemaluan ke Bocah 8 Tahun, Mahasiswa Diciduk Polisi
Kasus tabrakan beruntun ini, masih dalam penanagan Satlantas Polres Brebes. Polisi masih melakukan penyelidikan, untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan beruntun tersebut. Dugaan awal, tabrakan beruntun terjadi akibat kepulan asap pekat dari kebakaran jerami semak belukar di tepi jalan tol.
(eyt)
Lihat Juga :