G20 Digital Innovation Network: Wadah Inovasi Digital untuk Menjawab Tantangan Global
Rabu, 14 September 2022 - 18:51 WIB
loading...
A
A
A
Rangkaian pelaksanaan DIN diawali acara Welcoming Reception dengan sambutan dari Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan yang menyambut kedatangan para delegasi.
“Kementerian Kominfo mengundang para startup, venture capital, pembuat kebijakan, dan korporasi, yang merupakan pemain kunci yang menciptakan inovasi untuk bersama-sama berbagi etalase ide mereka untuk bisa menjawab tantangan global,” ujar Semuel dalam Welcoming Reception DIN, di The Westin Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (02/09/2022).
Hari pertama penyelenggaraan G20 DIN Tech Conference, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate menyampaikan dalam sambutan pembukaan bahwa sejalan dengan laju inovasi digital, valuasi ekonomi digital mencapai 15,5% dari total produk domestik bruto global.
Jumlah itu meningkat 2,5 kali lebih cepat dibandingkan 15 tahun terakhir berdasarkan data Bank Dunia pada 2022.
Ia melanjutkan pada tahun 2030, diperkirakan 70% dari penciptaan nilai baru dalam perekonomian akan didasarkan pada model bisnis yang diaktifkan secara digital.
“Nilai ekonomi digital di Indonesia telah mencapai 70 miliar dolar AS dan akan berkembang hingga 315,5 miliar dolar AS pada 2030, yang mana menunjukkan potensi luar biasa untuk perekonomian Indonesia di masa yang akan datang,” ucap Johnny.
Menkominfo juga menyampaikan, “Kami yakin acara ini akan menjadi katalis yang penting bagi pertumbuhan ekonomi digital melalui memperbanyak kolaborasi antara startup, modal ventura, dan perusahaan di skala nasional dan internasional,” jelas Johnny dalam sambutan G20 DIN di BICC Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (3/9/2022) lalau.
Turut hadir memberikan sambutan, Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura Josephine Teo yang mengapresiasi penyelenggaraan G20 DIN sebagai wadah jejaring inovasi digital. Dalam kesempatan ini Singapura mengirimkan 12 delegasi eksekutif bisnis yang berkaitan dengan tema G20 DIN.
“Kementerian Kominfo mengundang para startup, venture capital, pembuat kebijakan, dan korporasi, yang merupakan pemain kunci yang menciptakan inovasi untuk bersama-sama berbagi etalase ide mereka untuk bisa menjawab tantangan global,” ujar Semuel dalam Welcoming Reception DIN, di The Westin Hotel, Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (02/09/2022).
Hari pertama penyelenggaraan G20 DIN Tech Conference, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G. Plate menyampaikan dalam sambutan pembukaan bahwa sejalan dengan laju inovasi digital, valuasi ekonomi digital mencapai 15,5% dari total produk domestik bruto global.
Jumlah itu meningkat 2,5 kali lebih cepat dibandingkan 15 tahun terakhir berdasarkan data Bank Dunia pada 2022.
Ia melanjutkan pada tahun 2030, diperkirakan 70% dari penciptaan nilai baru dalam perekonomian akan didasarkan pada model bisnis yang diaktifkan secara digital.
“Nilai ekonomi digital di Indonesia telah mencapai 70 miliar dolar AS dan akan berkembang hingga 315,5 miliar dolar AS pada 2030, yang mana menunjukkan potensi luar biasa untuk perekonomian Indonesia di masa yang akan datang,” ucap Johnny.
Menkominfo juga menyampaikan, “Kami yakin acara ini akan menjadi katalis yang penting bagi pertumbuhan ekonomi digital melalui memperbanyak kolaborasi antara startup, modal ventura, dan perusahaan di skala nasional dan internasional,” jelas Johnny dalam sambutan G20 DIN di BICC Nusa Dua, Badung, Bali, Sabtu (3/9/2022) lalau.
Turut hadir memberikan sambutan, Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura Josephine Teo yang mengapresiasi penyelenggaraan G20 DIN sebagai wadah jejaring inovasi digital. Dalam kesempatan ini Singapura mengirimkan 12 delegasi eksekutif bisnis yang berkaitan dengan tema G20 DIN.
Lihat Juga :