alexametrics

Positif COVID-19 di Padang Bertambah, Peneliti: Jangan Masuk Fase Erupsi

loading...
Positif COVID-19 di Padang Bertambah, Peneliti: Jangan Masuk Fase Erupsi
Kasus COVID-19 di Kota Padang, Sumbar bertambah. Hasil uji Laboratorium Universitas Andalas ada 14 warga Padang dan 2 warga Padang Pariaman positif COVID-19. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.dok
A+ A-
PADANG - Kasus positif COVID-19 di Kota Padang, Sumatera Barat bertambah. Hasil uji Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas ada 14 warga Padang dan 2 warga Padang Pariaman yang dikonfirmasi positif COVID-19.

Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Andani Eka Putra berharap Kota Padang tidak sampai masuk ke dalam fase erupsi tahapan pengelolaan pandemi COVID-19. (Baca juga: Tantang dan Banting Handphone Polisi Pria Bertato Diamankan)

Agar tak masuk ke dalam fase itu, dirinya mengimbau kepada Dinas Kesehatan Kota Padang untuk berkolaborasi dengan Laboratorium. “Tugas kita jangan sampai masuk ke fase itu (erupsi atau eksponensial), caranya melalui kolaborasi Laboratorium dengan Dinas Kesehatan,” ujarnya, Kamis (2/7/2020). (Baca juga: Divonis Mati, Otak Pembunuhan Hakim Pengadilan Medan Menangis)

Andani menjelaskan, saat ini Kota Padang berada di fase pato genesis. Di mana di fase ini kejadian infeksi masih berada di bawah 40%. Kasus berat dan kematian masih sedikit, survailance dan diagnostik massif, penanganan awal di rumah sakit, dan pertempuran di lapangan. “Di Padang angka kematian masih kecil, di kisaran empat persen dari jumlah kasus,” ungkapnya.



Sedangkan di fase erupsi, angka kematian relatif cukup besar. Mencapai tiga ribu orang sehari. Angka positif COVID-19 pun mencapai 50%. Hal ini terjadi di luar negeri seperti di Italia maupun negara lain. “Mari kita edukasi masyarakat. Dengan kolaborasi antara Dinkes dan Laboratorium menjadi kunci, prinsipnya memutus mata rantai,” pintanya.

Untuk saat ini hasil pemeriksaan Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso di bawah melaporkan bahwa dari 1.916 sampel swab (1.903 Lab Universitas Andalasdan 13 di Lab veteriner Baso Agam) yang dikirim oleh survailance dan tim survey. Sementara sampai pukul 05.00 WIB terkonfirmasi sample positif sebanyak 5 (lima) orang dan sembuh 11 (sebelas) orang. Kabupaten Tanah Datar positif COVID-19 sebanyak 3 orang dan Kota Padang 2 orang



Total sementara warga di Sumbar positif terinfeksi COVID-19 sampai hari ini adalah 747 orang, dengan rincian, Sembuh 618 orang (82,73%) meninggal 31 orang (4,15%), Dirawat di Rumah sakit dan Isolasi Mandiri sejumlah 98 orang (13,12%)

(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak