8 Mahasiswa Pengunjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM Dibebaskan Polrestabes Makassar
Selasa, 06 September 2022 - 19:08 WIB
loading...
A
A
A
Pantauan di lapangan pada hari ini, unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM terus berlanjut di sejumlah titik Kota Makassar, di antaranya kantor Gubernur dan DPRD Sulsel, di bawah jembatan layang, serta depan kampus masing-masing.
Baca juga: Pergoki Istri Tanpa Baju Disetubuhi Selingkuhan, Amarah Pria di Kotamobagu Meledak
Polrestabes Makassar menurunkan sebanyak 1.955 personel untuk mengawal unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.
"Kita telah menyiapkan personel, kelengkapan dan kemampuan untuk mengantisipasi gejolak pascakenaikan harga BBM," ujar Kabag Ops Polrestabes Makassar AKP Darminto.
Diketahui pemerintah menaikkan harga BBM per 3 September 2022, yakni pertalite dari semula Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter. Solar dari Rp5.150 menjadi Rp 6.800 per liter. Sementara pertamax naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.
Baca juga: Pergoki Istri Tanpa Baju Disetubuhi Selingkuhan, Amarah Pria di Kotamobagu Meledak
Polrestabes Makassar menurunkan sebanyak 1.955 personel untuk mengawal unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM.
"Kita telah menyiapkan personel, kelengkapan dan kemampuan untuk mengantisipasi gejolak pascakenaikan harga BBM," ujar Kabag Ops Polrestabes Makassar AKP Darminto.
Diketahui pemerintah menaikkan harga BBM per 3 September 2022, yakni pertalite dari semula Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter. Solar dari Rp5.150 menjadi Rp 6.800 per liter. Sementara pertamax naik dari Rp12.500 menjadi Rp14.500 per liter.
(shf)
Lihat Juga :