Dua Kali Mangkir, Jubir Golkar Terancam Dijemput Paksa
Rabu, 01 Juli 2020 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Mereka menolak Nurdin Halid sebagai calon ketua DPD I Partai Golkar Sulsel. Setelah membagikan selebaran, Hamzah dan M Taufik langsung diminta oleh panitia keamanan untuk keluar atau meninggalkan tempat diselenggarakannya Musda.
Namun, kala itu sempat terjadi dialog dengan terdakwa Risman. Kemudian panitia keamanan dan aparat kepolisian yang bertugas meminta Hamzah segera menjauh dari tempat berlangsungnya MUSDA IX Partai Golkar Sulsel.
Setelah Hamzah menjauh dari lokasi tersebut, terdakwa Risman diduga memberikan pernyataan di hadapan-media. Dia menyebut, "kader Rusdin Abdullah datang mau kacaukan Musda, dan beberapa hari lalu dia sudah kirim SMS mau demo. Jadi kami imbau kepada Rudal (Rusdin Abdullah), senior saya kalau mau fair datang kesini jangan suruh orang," sebut Risman kepada awak media kala itu dikutip dari berbagai sumber.
Atas tuduhan Risman, Rusdin Abdullah tak terima namanya dicatut dan merasa nama baiknya dicemarkan. Rusdin merasa difitnah dan merasa dirugikan.
Baca Juga: Kasusnya Tahap Dua, Politisi Golkar Lolos dari Penahanan Jaksa
Namun, kala itu sempat terjadi dialog dengan terdakwa Risman. Kemudian panitia keamanan dan aparat kepolisian yang bertugas meminta Hamzah segera menjauh dari tempat berlangsungnya MUSDA IX Partai Golkar Sulsel.
Setelah Hamzah menjauh dari lokasi tersebut, terdakwa Risman diduga memberikan pernyataan di hadapan-media. Dia menyebut, "kader Rusdin Abdullah datang mau kacaukan Musda, dan beberapa hari lalu dia sudah kirim SMS mau demo. Jadi kami imbau kepada Rudal (Rusdin Abdullah), senior saya kalau mau fair datang kesini jangan suruh orang," sebut Risman kepada awak media kala itu dikutip dari berbagai sumber.
Atas tuduhan Risman, Rusdin Abdullah tak terima namanya dicatut dan merasa nama baiknya dicemarkan. Rusdin merasa difitnah dan merasa dirugikan.
Baca Juga: Kasusnya Tahap Dua, Politisi Golkar Lolos dari Penahanan Jaksa
(agn)
Lihat Juga :