OPD Diingatkan Tidak Main-main Tangani COVID-19 di Makassar

Rabu, 01 Juli 2020 - 18:33 WIB
loading...
OPD Diingatkan Tidak...
Pj Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin saat menerima perwakilan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengingatkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Makassar, untuk tidak main-main dalam menangani pandemi COVID-19.

Ketegasan itu dibuktikan Rudy dengan menonaktifkan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya, dr Ardin Sani, lantaran dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya karena membiarkan jenazah pasien positif COVID-19 diambil oleh pihak keluarga karena jaminan anggota DPRD Makassar .

Baca Juga: Polisi Akan Periksa Anggota Dewan yang Terlibat Pengambilan Jenazah COVID-19

"Saya sudah sampaikan semua perangkat pemkot harus kita sama-sama hadapi COVID-19 . Tidak ada toleransi," tegas Rudy, Rabu (1/7/2020).

Dia berpendapat dalam menghadapi COVID-19 di Kota Makassar, pemerintah kota tidak boleh main-main. Diperlukan ketegasan secara konsisten semua pihak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan.

Termasuk bagi OPD yang memiliki tanggungjawab dalam menangani pandemi. "Tanggungjawab yang sudah kita berikan ke direktur rumah sakit untuk menjamin protokol itu jalan harus dilaksanakan," ujarnya.

"Kenapa kita gagal sebelumnya karena kita seperti main-main. Ketegasan itu tidak konsisten. Ini yang mau saya tunjukkan," tandasnya.

Diketahui, hingga 1 Juli 2020 jumlah kasus positif di Kota Makassar mencapai 3.075 kasus. Bahkan, empat kecamatan telah menembus angka 300 kasus.

Kasus tertinggi di Kecamatan Panakkukang yang mencapai 349 kasus, menyusul Kecamatan Rappocini 344 kasus, Kecamatan Biringkanayya 338 kasus, dan Kecamatan Tamalate 324 kasus.

Sementara tiga kecamatan tembus 200 kasus, yakni Kecamatan Tamalanrea 251 kasus, Kecamatan Tallo 216 kasus, dan Kecamatan Manggal 211 kasus.

Angka kasus di kecamatan juga sudah mencapai 100 kasus. Diantaranya, Kecamatan Makassar 189 kasus, Kecamatan Mamajang 121 kasus, Kecamatan Mariso 119 kasus, dan Kecamatan Bontoala 109 kasus.

Baca Juga: Pj Wali Kota Makassar Nonaktifkan Direktur RSUD Daya Ardin Sani

Empat kecamatan masih berada di bawah 100 kasus. Yakni, Kecamatan Wajo 98 kasus, Kecamatan Ujung Pandang 88 kasus, Kecamatan Ujung Tanah 83 kasus, dan Kecamatan Sangkarrang 21 kasus.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved