Kisah Humor Gus Dur, Beli Kepiting di Mesir Diambilkan Catut
Kamis, 01 September 2022 - 10:13 WIB
loading...
A
A
A
Kepiting berpunggung keras dengan warna hijau kehitaman, memiliki supit tajam, dan biasa dihidangkan sebagai sea food. Sedangkan catut atau tang merupakan alat penjepit atau pencabut paku, yang biasa dipakai para tukang bangunan.
Namun Gus Dur tetap ngotot bahwa kepiting dan catut itu sama. Gus Dur membeberkan asal-usulnya. Awal berada di Mesir, ia iseng-iseng pergi ke pasar untuk mencari kepiting. Saat itu dirinya belum tahu bahasa Arabnya kepiting.
Baca juga: Keterlaluan! ASN di Pekalongan Timbun BBM Bersubsidi, Polisi Temukan Ratusan Liter Solar
Di depan pedagang pasar, Gus Dur hanya bisa memperagakan kepiting dengan bahasa isyarat. Pedagang menyimak sembari kepala terangguk-angguk. Tak berselang lama, pedagang itu berjalan ke belakang, yang katanya hendak mengambilkan apa yang diminta Gus Dur.
Begitu pedagang kembali, Gus Dur terkaget campur geli. Di tangan pedagang tersebut tidak tertenteng kepiting, melainkan sebuah catut atau tang. "Lha, siapa yang mau makan catut?!," seloroh Gus Dur.
Namun Gus Dur tetap ngotot bahwa kepiting dan catut itu sama. Gus Dur membeberkan asal-usulnya. Awal berada di Mesir, ia iseng-iseng pergi ke pasar untuk mencari kepiting. Saat itu dirinya belum tahu bahasa Arabnya kepiting.
Baca juga: Keterlaluan! ASN di Pekalongan Timbun BBM Bersubsidi, Polisi Temukan Ratusan Liter Solar
Di depan pedagang pasar, Gus Dur hanya bisa memperagakan kepiting dengan bahasa isyarat. Pedagang menyimak sembari kepala terangguk-angguk. Tak berselang lama, pedagang itu berjalan ke belakang, yang katanya hendak mengambilkan apa yang diminta Gus Dur.
Begitu pedagang kembali, Gus Dur terkaget campur geli. Di tangan pedagang tersebut tidak tertenteng kepiting, melainkan sebuah catut atau tang. "Lha, siapa yang mau makan catut?!," seloroh Gus Dur.
(eyt)
Lihat Juga :