Air Mati Total, Puluhan Emak-emak Geruduk Kantor PDAM
Kamis, 01 September 2022 - 09:48 WIB
loading...
Puluhan ibu rumah tangga di Kota Medan, Sumatera Utara, menggeruduk Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, karena air mati total. Foto/iNews TV/Ahmad Ridwan Nasution
A
A
A
MEDAN - Puluhan emak-emak menggeruduk Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan, Kota Medan, Sumatera Utara. Mereka kesal dan melancarkan aksi protes, karena air di daerahnya mati total sehingga keculitan mendapatkan air bersih.
Baca juga: Debit Air Situ Lembang Menyusut Drastis, Ribuan Pelanggan PDAM Terancam
Sambil membawa peralatan dapur dan peralatan mandi, puluhan ibu rumah tangga tersebut langsung menerobos Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan di Jalan Jamin Ginting. Mereka berteriak-teriak sambil memukul-mukul peralatan dapur di dalam kantor.
Indriyani, seorang warga Simalingkar, mengaku, kedatangannya ke kantor PDAM Tirtanadi tersebut, untuk menuntut pertanggungjawaban terkait matinya air selama tiga bulan. "Tiga hari ini air sudah mati total, sehingga kami tidak bisa mandi dan memasak," tuturnya.
Baca juga: Gadis Belia di Cianjur Dianiaya dan Nyaris Diperkosa Saudaranya
Wanita yang sehari-hari menjadi pedagang tersebut, mengaku akibat air mati membuatnya dua hari tidak dapat berjualan karena tidak bisa memasak. Warga sudah berulang kali mendatangi kantor PDAM Tirtanadi, namun persoalan air mati tidak pernah dapat dituntaskan.
Baca juga: Debit Air Situ Lembang Menyusut Drastis, Ribuan Pelanggan PDAM Terancam
Sambil membawa peralatan dapur dan peralatan mandi, puluhan ibu rumah tangga tersebut langsung menerobos Kantor PDAM Tirtanadi Cabang Padang Bulan di Jalan Jamin Ginting. Mereka berteriak-teriak sambil memukul-mukul peralatan dapur di dalam kantor.
Indriyani, seorang warga Simalingkar, mengaku, kedatangannya ke kantor PDAM Tirtanadi tersebut, untuk menuntut pertanggungjawaban terkait matinya air selama tiga bulan. "Tiga hari ini air sudah mati total, sehingga kami tidak bisa mandi dan memasak," tuturnya.
Baca juga: Gadis Belia di Cianjur Dianiaya dan Nyaris Diperkosa Saudaranya
Wanita yang sehari-hari menjadi pedagang tersebut, mengaku akibat air mati membuatnya dua hari tidak dapat berjualan karena tidak bisa memasak. Warga sudah berulang kali mendatangi kantor PDAM Tirtanadi, namun persoalan air mati tidak pernah dapat dituntaskan.
Lihat Juga :