Kisah Panembahan Senopati Ubah Perkampungan Menjadi Kerajaan Islam Terbesar di Jawa

Kamis, 01 September 2022 - 05:05 WIB
loading...
Kisah Panembahan Senopati...
Panembahan Senopati. Foto: Istimewa
A A A
MATARAM Islam didirikan oleh Panembahan Senopati. Kemunculan Mataram Islam ini pernah diramalkan oleh Sunan Giri. Dalam ramalannya, Sunan Giri mengatakan akan lahir kerajaan besar di Mentaok, menggantikan Pajang.

Ternyata, ramalan itu bukan isapan jempol. Kerajaan Mataram Islam yang didirikan Panembahan Senopati Sutawijaya, berhasil menggantikan Pajang, dengan semua kebesarannya. Seperti apa kisahnya? Berikut ulasan Cerita Pagi.

Berawal dari sayembara menghabisi Arya Penangsang yang digelar oleh Raden Hadiwijaya, Adipati Pajang menantu Sultan Trenggono Demak. Pemenang sayembara akan mendapatkan hadiah tanah Pati dan Mentaok.

Baca juga: Masjid Agung Surakarta, Simbol Historis Dinasti Mataram Islam

Arya Penangsang merupakan Adipati Jipang yang sangat kejam. Dia melakukan serangkaian pembunuhan terhadap anak keturunan dan menantu Sultan Trenggono, seperti Sunan Prawoto anak Sultan Trenggono, Raja Demak ke-4.

Selain Sunan Prawoto, Arya Penangsang juga melakukan pembunuhan terhadap Sultan Hadirin Adipati Jepara yang juga menantu Sultan Trenggono, suami dari Ratu Kalinyamat.

Sayembara ini kemudian terdengar oleh dua bersaudara Ki Ageng Pamanahan dan Ki Panjawi yang langsung mendaftar. Bersama anak Ki Ageng Pamanahan, Danang Sutawijaya, mereka berhasil membunuh Arya Penangsang.

Baca: Letusan Gunung Merapi Hancurkan Kerajaan Mataram Kuno

Dengan tombak Kiai Plered, Danang Sutawijaya merobek perut Arya Panangsang hingga ususnya terburai dan tewas.

Raden Hadiwijaya memenuhi janjinya memberikan tanah Pati dan Mentaok, kepada para pemenang sayembara Ki Ageng Pamanahan dan Ki Panjawi. Ki Panjawi diberi tanah Pati yang saat itu sudah menjadi kota besar.

Sedangkan Ki Ageng Pamanahan mendapat tanah Mentaok yang saat ini masih berupa hutan lebat. Karena teringat dengan ramalan Sunan Giri, hutan belantara itu kemudian dibabat dengan tirakat yang sungguh-sungguh.

Baca: Kisah Pemberontakan Trunojoyo dan Hancurnya Kerajaan Mataram

Sayang, Ki Ageng Pamanahan telah lebih dahulu meninggal dunia, pada 1575. Sehingga, dirinya tidak sempat melihat kelahiran dan kemajuan Kerajaan Mataram Islam yang telah diramalkan Sunan Giri tersebut.

Dirinya pun disebut sebagai leluhur Kerajaan Mataram Islam. Sepeninggal Ki Ageng Pamanahan, Mentaok diserahkan kepada anaknya Danang Sutawijaya. Di tangan Danang Suta Wijaya, Mentaok yang awalnya hanya perkampungan biasa berkembang menjadi kerajaan Islam terbesar di Jawa.

Danang Sutawijaya kemudian mendapatkan gelar Panembahan Senopati, Raja Mataram Islam yang pertama.

Baca: Muslihat Mataram Manfaatkan Rakyat Surabaya Taklukkan Sunan Giri

Jejak kebesaran Kerajaan Mataram Islam, hingga saat ini masih bisa ditemukan di wilayah Jogjakarta dan sekitarnya, seperti di Kotagede, Kerto, Pleret, Ambarkerawang Gamping, Krapyak, Keraton Jogjakarta dan Pakualaman.

Jejak itu juga tampak di Taman Sari, Masjid Kauman, Benteng Vredebruk, Gedung Agung, Malioboro dan lainnya.

Selama pemerintahannya, dari 1580-1601, Panembahan Senopati berhasil memperluas wilayah kerajaannya, hingga ke Surabaya, Madiun, Ponorogo, Cirebon, bahkan Galuh. Semua wilayah taklukan itu kemudian beragama Islam.

Baca: Ramalan Sunan Giri dan Penaklukkan Mataram Atas Kesultanan Pajang

Untuk membangun pusat penyebaran agama Islam di wilayah kekuasaannya, Panembahan Senopati mendirikan rumah ibadah, menterjemahkan Alquran ke dalam bahasa Jawa, dan mendirikan pesantren-pesantren.

Selama 26 tahun memimpin Kerajaan Mataram Islam, Panembahan Senopati dinilai berhasil menyebarkan agama Islam. Setelah Penambahan Senopati mangkat, pada 1601, Kerajaan Mataram Islam terus berkembang pesat.

Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi, semoga bermanfaat.

Sumber tulisan:
1. Peri Mardiono, Tuah Bumi Mataram dari Panembahan Senopati hingga Amangkurat II, Araska Publisher, 2020.
2. V. Wiranata Sujarweni, Menelusuri Jejak Mataram Islam di Yogyakarta, Anak Hebat Indonesia, 2017.
3. Soedjipto Abimanyu, Kitab Terlengkap Sejarah Mataram, Saufa, 2015.
4. Alik Al Adhim, Kerajaan-kerajaan Islam di Jawa, JPBOOKS, 2015.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Pangeran Sambernyawa...
Pangeran Sambernyawa Pimpin Pasukannya dengan Semboyan Tiji Tibeh, Bikin Belanda Kocar-kacir
Kisah Strategi Cerdik...
Kisah Strategi Cerdik Panembahan Senopati Bikin Pasukan Pajang Kabur dari Mataram
Kisah 2 Utusan Pajang...
Kisah 2 Utusan Pajang Beri Laporan Palsu ke Sultan Hadiwijaya demi Lindungi Senopati di Mataram
Rebutan Takhta hingga...
Rebutan Takhta hingga Wanita Jadi Penyebab Pemberontakan Berdarah Era Kalingga dan Mataram
Janji Politik Raja Mataram...
Janji Politik Raja Mataram Bangun Tempat Penyeberangan di Tepi Sungai Bengawan Solo
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Khotbah Iduladha di...
Khotbah Iduladha di Lapangan Masjid Agung Al Azhar, Din Syamsuddin Tekankan Pentingnya Persatuan Umat Islam
Tinta Karbon dan Kulit...
Tinta Karbon dan Kulit Hewan Mewarnai Keunikan Al-Quran Berusia 1.000 Tahun
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Berita Terkini
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved