Rencana Pembuatan Patung Bung Karno di Alun-alun Indramayu Tuai Ragam Komentar dari Budayawan

Rabu, 31 Agustus 2022 - 09:27 WIB
loading...
Rencana Pembuatan Patung...
Rencana pembuatan patung Bung Karno di alun-alun Indramayu masih menuai beragam tanggapan dari budayawan.Foto/ilustrasi
A A A
INDRAMAYU - Rencana pembuatan patung Ir Soekarno atau Bung Karno di Alun-alun Indramayu menuai beragam tanggapan dari kalangan budayawan setempat.

Di antaranya dari Penasehat Dewan Kesenian Indramayu, Dartim. Dia mengatakan, pembuatan patung oleh pemerintah daerah merupakan hal bagus, karena beliau merupakan sang tokoh proklamator.

"Namun saya kurang setuju apabila pembuatan patung tersebut hanya patung Bung Karno saja," kata dia kepada MNC Portal Indonesia (MPI), saat ditemui di Museum Bandar Cimanuk, Rabu (31/8/2022).

Baca juga: Kisah Operasi Gagak Hitam, Cara Belanda Jajah Indonesia Jiplak Nazi Jerman Taklukkan Rusia

Dartim menyampaikan, dalam pembuatan patung tersebut sebaiknya turut disertakan sosok Bung Hatta. Mengingat dalam sejarahnya, Bung Karno saat berkunjung ke Indramayu tidak sendirian, melainkan juga turut ditemani oleh Bung Hatta.

Selain itu, disertakannya sosok Bung Hatta dinilai Dartim bisa menghindari adanya nuansa politis dalam pembuatan patung tokoh nasional tersebut.

"Atau lebih baik lagi, misal dibuatnya di Kecamatan Gantar atau Haurgeulis disertakan pula patung MA Sentot. Karena yang mengawal Bung Karno dan Bung Hatta ke Indramayu itu adalah MA Sentot, diantaranya saat berkunjung ke wilayah kecamatan itu," ujar Dartim.

Sementara, Ketua Yayasan Indramayu Historia Indonesia, Nang Sadewo turut menambahkan, pihaknya justru lebih setuju apabila pemerintah membuat sebuah diorama untuk sosok pemimpin pertama Indonesia, Soekarno-Hatta.

Menurutnya, Diorama sendiri adalah sajian pemandangan dalam ukuran kecil yang dilengkapi dengan patung dan perincian lingkungan seperti aslinya serta dipadukan dengan latar yang berwarna alami.

Nang Sadewo menyampaikan, dirinya mengaku memiliki banyak koleksi foto saat Soekarno-Hatta berkunjung ke Indramayu sekitar tahun 1948-1949."Sehingga pendapat saya justru lebih bagus jika dibuat diorama seperti di kota kabupaten lain," tutur dia.

Di sisi lain, kata Nang Sadewo, pihaknya sebenarnya tidak mempermasalahkan soal dimana lokasi patung itu akan dibuat oleh pemerintah daerah.

Hanya saja, ia menekankan, pembuatan patung harus berdasarkan literasi yang mengandung cerita sejarah di tempat tersebut.

Para budayawan juga berharap pemerintah daerah bisa melibatkan mereka untuk berdiskusi sejarah sebelum patung Bung Karno itu dibuat, agar tidak menimbulkan pro kontra setelah dibangun nanti.

"Bagaimana pun dalam pembuatan patung ini tentu harus mengandung nilai sejarah yang jelas," terang dia.

Sebelumnya, rencana tersebut juga disoroti oleh DPRD Indramayu dalam rapat paripurna pembahasan Persetujuan Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD Tahun 2023 dan Anggaran Perubahan 2022 Kabupaten Indramayu.

Rapat tersebut bahkan harus 2 kali berakhir buntu. Anggota dewan bahkan mempertanyakan pembuatan patung Ir Soekarno karena diluar dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dedikasi Konservasi...
Dedikasi Konservasi Alam, Ronny Lukito Terima Anugerah Kujang dari Budayawan Jabar
Pemkab Indramayu Perkuat...
Pemkab Indramayu Perkuat Peran Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah
Peringati Harkitnas,...
Peringati Harkitnas, Bupati Indramayu Komitmen Wujudkan Indonesia Kuat
Revitalisasi Alun-Alun...
Revitalisasi Alun-Alun Kota Malang, Bank Jatim Harap Tingkatkan Ekonomi Sekitar
Unik! Seorang Ibu di...
Unik! Seorang Ibu di Indramayu Lahirkan Bayi Kembar Lima
KSP Mitra Jasa Indramayu...
KSP Mitra Jasa Indramayu Tahan Tabungan 30 Sekolah Rp6 Miliar, Disdik Turun Tangan
Budayawan Denny JA Publikasikan...
Budayawan Denny JA Publikasikan 8 Buku Puisi Esai tentang Luka Sejarah
Raih Penghargaan BRICS...
Raih Penghargaan BRICS Literature Award 2025, Denny JA Donasikan Seluruh Dana demi Sastra
Romo FX Mudji Sutrisno...
Romo FX Mudji Sutrisno Meninggal Dunia, Indonesia Kehilangan Budayawan Besar
Rekomendasi
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved