Tolak Lapangan Bola Ditembok, Warga Bentrok dengan Polisi
Selasa, 30 Agustus 2022 - 21:54 WIB
loading...
Seorang warga diboyong petugas kepolisian saat dilakukan penembokan Lapangan Bola di Jalan Boxit Lingkungan I Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli, Selasa (30/8/2022) yang berakhir ricuh. Foto: Istimewa
A
A
A
MEDAN - Puluhan masyarakat Kelurahan Kota Bangun menolak Lapangan Bola di Jalan Boxit Lingkungan I Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli, ditembok. Aksi warga itu pun berakhir ricuh .
Petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan yang melakukan pengamanan terlibat bentrokan dengan warga yang menolak lapangan bola itu ditembok. Bahkan dua orang yang diduga sebagai provokator sempat diamankan Polisi.
Warga menuntut agar PT Gro Asia tidak menembok lapangan tersebut karena dianggap tanah adat. “Kami tetap bertahan untuk menjaga lapangan ini. Karena lapangan ini sudah lama dipakai masyarakat sebagai sarana prasarana olahraga seperti pertandingan sepak bola," ujar salah seorang warga kepada wartawan.
Baca juga: Mencekam! Rumah Terduga Pelaku Penusukan di Sukabumi Dirusak Massa Bersenjata Tajam
Di lokasi masih berdiri plang berwarna putih bertuliskan 'Tanah Lapangan Bola ini milik masyarakat Kota Bangun/Masyarakat Adat Kejuruan Metar Bilad Deli'. Sementara itu, petugas kepolisian mengawal sejumlah pekerja yang mulai memasang tembok di Lapangan Bola itu.
Petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan yang melakukan pengamanan terlibat bentrokan dengan warga yang menolak lapangan bola itu ditembok. Bahkan dua orang yang diduga sebagai provokator sempat diamankan Polisi.
Warga menuntut agar PT Gro Asia tidak menembok lapangan tersebut karena dianggap tanah adat. “Kami tetap bertahan untuk menjaga lapangan ini. Karena lapangan ini sudah lama dipakai masyarakat sebagai sarana prasarana olahraga seperti pertandingan sepak bola," ujar salah seorang warga kepada wartawan.
Baca juga: Mencekam! Rumah Terduga Pelaku Penusukan di Sukabumi Dirusak Massa Bersenjata Tajam
Di lokasi masih berdiri plang berwarna putih bertuliskan 'Tanah Lapangan Bola ini milik masyarakat Kota Bangun/Masyarakat Adat Kejuruan Metar Bilad Deli'. Sementara itu, petugas kepolisian mengawal sejumlah pekerja yang mulai memasang tembok di Lapangan Bola itu.
Lihat Juga :