Negarakertagama, Kitab yang Jadi Saksi Kejayaan Majapahit

Selasa, 30 Agustus 2022 - 05:03 WIB
loading...
A A A
Lalu pupuh LXX-LXXVIII, melanjutkan kisah Hayam Wuruk yang kembali dari Desa Simping usai memperbaiki candi makam. Di ini digambarkan bagaimana sepeninggal Gajah Mada, jabatannya diembang oleh enam menteri, dan tidak akan digantikan oleh satu sosok karena tidak ada sosok yang mampu menyamai Gajah Mada.

Kemudian, pada pupuh LXXIV-LXXXII, Prapanca menyebut nama-nama candi makam, desa kebuddhaan, tanah perdikan, asrama, dan kesiwaan di Majapahit , terutama di Pulau Jawa dan Bali. Kebesaran Hayam Wuruk juga disoroti pada pupuh LXXXII.

Pupuh LXXXIV lanjutan pupuh LXXXIII, disampaikan bahwa pada bulan 14 petang Hayam Wuruk berkeliling kota dengan naik tandu kuning. Ia diiringi para pembesar, pendeta, sarjana, dalam pakaian seragam. Pada prosesi ini dibacakan puja sloka, gubahan kawiraja dari berbagai kota untuk menyambut baginda raja setibanya di Manguntur.

Pupuh LXXXV menggambarkam bagaimana musyawarah berlangsung di istana. Sisampaikan bahwa musyawarah melibatkan semua orang yang memiliki tanggung jawab dalam pemerintahan Majapahit.

Selanjutnya, pesta perang Bubat dihadiri oleh Hayam Wuruk dijelaskan pada pupuh LXXXVI-XCII. Perayaan ini kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Hadiah diserahkan langsung oleh raja Hayam Wuruk.

Prapanca juga menyampaikan bahwa banyak pendeta yang menciptakan kakawin puja sastra untuk baginda raja. Salah satu di antara mereka adalah Buddha Sri Aditya yang menggubah Shogawali dalam sloka. Pendeta tersebut berasal dari Jambudwipa India, dari kota Kancanapuri, dari asrama Sadwihara. Ini disampaikan dalam pada pupuh XCIII-XCIV.

Dan yang XCV-XCVIII menguraikan bahwa Prapanca kemudian memutuskan untuk menyepi dan bertapa di gunung. Itu ia lakukan setelah merasa tugasnya sudah selesai.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Kisah Pilu Mpu Prapanca,...
Kisah Pilu Mpu Prapanca, Difitnah Kaum Bangsawan dan Diusir dari Istana Majapahit
Kisah Moksa Mahapatih...
Kisah Moksa Mahapatih Gajah Mada di Air Terjun Madakaripura
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Rekomendasi
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved