Ini Penampakan 12 Tersangka Pengeroyok Suporter PSS Sleman hingga Tewas

Senin, 29 Agustus 2022 - 18:42 WIB
loading...
Ini Penampakan 12 Tersangka...
Pelaku pengeroyokan terhadap suporter PSS Sleman, Aditya Eka Putradana hingga tewas akhirnya terungkap pelakunya. Polres Sleman menetapkan 12 orang tersangka. Foto/MPI/Erfan Erlin
A A A
SLEMAN - Pengeroyokan hingga tewas yang menimpa suporter PSS Sleman, Aditya Eka Putradana (18) warga Banyuraden, Gamping, Sleman, DIY akhirnya terungkap pelakunya. Polres Sleman menetapkan 12 orang jadi tersangka penganiayaan sadis.

Korban tewas dikeroyok menggunakan senjata tajam dan tangan kosong saat dalam perjalanan pulang menonton pertandingan sepak bola antara PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya, Minggu (28/8/2022).

Baca juga: Sleman Berduka! Suporter PSS Tewas Dianiaya Kelompok Tak Dikenal

Selain Aditya ada tiga orang lainnya yang juga menjadi korban. Keduanya ABS (18) serta G (24) serta R (24), semuanya warga Banyuraden, Gamping, Sleman mengalami luka-luka karena ikut dikeroyok bersama Aditya.

"Aditya meninggal, kemudian ABS mengalami luka sayat senjata tajam, sementara G luka benda tumpul dan R luka lecet," kata Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Rony Prasadana, Senin (29/8/2022).

Penyerangan terjadi di palang pintu kereta api, Jalan Bibis tepatnya selatan Soto Slamet Mejing Kidul, Ambarketawang, Gamping, Sleman pada Minggu(28/8/2022) pukul 00.15 WIB.

Usia peristiwa tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. Mulai Minggu siang, polisi berhasil mengamankan 18 orang dalam peristiwa tersebut.

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap mereka dan 12 orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka.

"Mereka dijadikan sebagai tersangka berdasarkan peran masing-masing,"terangnya.

Baca juga: Kronologi Suporter PSS Sleman Tewas Dianiaya Kelompok Tak Dikenal

Para tersangka yakni HN (40) warga Ambarketawang Gamping Sleman, AE (21) warga Purwosari Gunungkidul, KI (26) warga Ambarketawang Gamping Sleman, YM (22) warga Ambarketawang Gamping Sleman.

Kemudian AP (29) warga Ambarketawang Gamping Sleman, AE (18) warga Ambarketawang Gamping Sleman, AS (20) warga Ambarketawang, Gamping Sleman, SM (37) warga Ambarketawang Gamping Sleman, AB (19) warga Ambarketawang Gamping, RF (22) warga Ambarketawang Gamping, FS (31) warga Ambarketawang Gamping.

"Kemudian di bawah umur satu orang yaitu JN yang baru berumur 17 Tahun dan tinggal di Ambarketawang Gamping Sleman," ungkapnya.

Roni menyebut 12 orang tersebut memiliki peran yang berbeda. HN memukul korban dengan paralon besi mengenai punggung korban. Kemudian AE memukul korban dengan stik dan membacok korban menggunakan mandau.

"Berdasarkan pengakuan pelaku, Mandau tersebut dibuang di salah satu lokasi di Gamping dan kini masih dalam pencarian," tambahnya.



Tersangka KI menendang dan membacok korban dengan celurit, YM memiting atau memegangi korban, AP menarik dan memiting korban, AE membacok korban, AS menendang dan memukul korban, SM memukul dan menendang korban.

Lantas AB memukul dan membacok korban dengan celurit kecil dan membawa bom molotov, RF menabrak korban dengan sepeda motornya KLX yang kini masih berada di seputaran tempat tinggalnya dan FS memukul korban.

"JN memprovokasi dengan mengatakan dikejar rombongan suporter dan melontarkan kembang api kepada korban. Jadi di sini ada 11 tersangka yang kami hadirnya, 1 orang tidak dihadirkan karena masih di bawah umur," paparnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Bro Ron Rangkul Pemukulnya:...
Bro Ron Rangkul Pemukulnya: Ada Miskomunikasi
Tegur Ibu Pukul Anak...
Tegur Ibu Pukul Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dianiaya 3 Pelaku
DPR Desak Polisi Tangkap...
DPR Desak Polisi Tangkap Semua Pelaku Pengeroyokan Pelajar hingga Tewas di Bantul
KPAI Ungkap Sejumlah...
KPAI Ungkap Sejumlah Temuan soal Pelajar Bantul Tewas Dikeroyok
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
Dompet Suporter Inggris...
Dompet Suporter Inggris KO Jelang Kontra Kroasia
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Rekomendasi
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved