Dulu Tukang Ojek, Mantan Aktivis HMI Ini Sukses Pimpin 8 Perusahaan

Senin, 29 Agustus 2022 - 12:42 WIB
loading...
Dulu Tukang Ojek, Mantan...
Mantan aktivis HMI, Asadur Rahman Muhammad, kini sukses memimpin delapan perusahaan.Foto/ist
A A A
SURABAYA - "Zero to hero," menjadi kalimat yang tepat untuk milenial asal Jawa Timur (Jatim), Asadur Rahman Muhammad. Betapa tidak, pria yang akrab disapa Cak Asad ini dulunya hanya seorang tukang ojek .

Tapi kini membawahi delapan perusahaan sekaligus. Ditambah lagi sejumlah posisi strategis, salah satunya ialah Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Kota Malang 2022.

Cak Asad pun berbagi cerita masa lalunya saat masih menjadi tukang ojek. Pria kelahiran 16 September 1989 ini memulai karir dengan merantau ke Jakarta pada 2011 lalu. Di Ibu Kota, anak dari Eddy Susianto dan Ushaifirah Qaani’ memilih jadi tukang ojek di bilangan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan (Jaksel).

Baca juga: Khofifah Ungkap 4 Tantangan Pendidikan di Rakernas LP Ma'arif NU

Tidak hanya menjadi tukang ojek, Sarjana Ilmu Politik Universitas Airlangga (Unair) 2011 ini juga sempat menjadi sopir pribadi. "Karena ngojek kan hasilnya tidak menentu. Jadi harus kerja keras cari tambahan uang. Saya juga pernah dulu jadi sopir pribadi," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (29/8/2022).

Seiring berjalannya waktu, alumnus Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Surabaya tahun 2007 yang tekun mengemban nilai-nilai religius Islam ini pun mendapatkan rezeki di Jakarta. Ketekunan membawanya menjadi staf ahli Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) pada 2011.

Jabatan staf ahli yang didapat Cak Asad tak mengherankan. Karena semasa kuliah, dia dikenal aktif di organisasi."Saat mengenyam pendidikan tinggi di jurusan Ilmu Politik Universitas Airlangga saya aktif di HMI (Himpunan Mahasiswa Islam)," kata dia.

Diketahui, Cak Asad pernah menjadi Ketua Umum (Ketum) HMI FISIP Unair. Juga pernah menjadi Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah (PPD) HMI Cabang Surabaya pada 2010-2011. Selain itu, pria yang juga disapa Cliff Mubarak ini pernah menjabat sebagai Bendahara Umum HMI periode 2013-2015 saat dia melanjutkan pendidikan di Pascasarjana jurusan Manajemen Universitas Indonesia (UI).

Satu tahun meniti karir di Jakarta, Cak Asad memberanikan untuk memulai bisnis pada tahun 2012. Dia mendirikan PT Platinum Grup yang bergerak di bidang konsultan kebijakan publik. Perusahaan ini menunjukkan progress yang baik. Cak Asad pun kembali mendirikan perusahaan baru yang bergerak di bidang trading, mining,oil dan gas, PT Dinasti Power tahun 2016.

Kemudian pada tahun 2018 Cak Asad melebarkan bisnisnya dengan mendirikan PT Citra Srikandi Perkasa, yang bergerak di perkapalan. Selanjutnya di tahun 2019 Asadur Rahman menjabat sebagai komisaris utama (Komut) PT Mumtaz Teknologi Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang IT.

Tahun 2021 Cak Asad ditunjuk menjadi komut PT Sinar Arenka Setia Maju yang merupakan perusahaan di bidang infrastruktur dan pada tahun itu juga dia melebarkan sayap bisnisnya didapuk menjadi komut PT Gunung Mas Aneka Karya grup, perusahaan ini bergerak di karoseri, pertambangan nikel, emas dan logistik di Gondanglegi, Malang.

Terbaru, Cak Asad dilantik menjabat dua komut sekaligus pada Juli 2022. Pertama ialah PT Pelangi Bumi Berkah yang merupakan perusahaan yang bergerak di pertambangan nikel. Kemudian kedua, PT Nara Unggul Prima yang bergerak di bidang telekomunikasi.

Selain sibuk sebagai pengusaha, Cak Asad juga berkiprah di dunia politik. Karir politiknya dimulai sejak 2015. Dia pernah menjabat Ketua Departemen Kajian Strategis Pemenangan Pemilu Partai Amanat Nasional (PAN) periode 2015 - 2020. Sekarang ini menjadi Wakil Bendahara Umum DPP PAN 2020 - 2025
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Massa HMI MPO Datangi...
Massa HMI MPO Datangi Gedung DPR, Sampaikan Tuntutan Ini
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Gandeng Pengusaha Lokal,...
Gandeng Pengusaha Lokal, Hive Five Segera Ekspansi ke Bangka Belitung
Fahri Bachmid Soroti...
Fahri Bachmid Soroti Algoritma dan Teknologi Digital saat LK II HMI Kota Bogor 2026
Prosesi Militer Iringi...
Prosesi Militer Iringi Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata
Badko HMI Dukung Polri...
Badko HMI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Batu Bara
Mahasiswa Tetap Turun...
Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan meski Banyak Aktivis Masuk Pemerintahan, Ini Analisis Ubedilah Badrun
Rekomendasi
Siapa Sosok di Balik...
Siapa Sosok di Balik Rentetan Petaka Ini? Petunjuk para Spiritualis di Perang Dukun Bikin Merinding
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Prabowo Minta Aparat...
Prabowo Minta Aparat Introspeksi Diri: Rakyat Tak Ingin Korupsi Dibiarkan!
Berita Terkini
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved