Sastra dan Lingkungan Selalu Mengintai di Masa Pandemi

Rabu, 01 Juli 2020 - 06:31 WIB
loading...
A A A
(Baca juga: Pengedar Ganja Jaringan Lapas Dibongkar Polda Maluku Utara )

Perubahan kondisi dunia karena COVID-19 direspons oleh penulis untuk menghasilkan karya sastra, mulai dari penerbitan antologi baik bersama maupun individu, sayembara, maupun diskusi. "Persoalan-persoalan sastra hanya menjadi semacam kenyinyiran saja karena dipaksakan pada persoalan-persoalan yang sedang terjadi seperti COVID-19. Sastra membutuhkan pengendapan," kata Penyair Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa tersebut.

Novelis Ramayda Akmal juga menyampaikan, dalam kondisi sedih dan kesulitan saat ini justru menjadi sumber kreativitas. "Menulis adalah kerja soliter, artinya kondisi ini justru menjadi situasi yanng tepat. Namun, tentu saja latihan itu penting," kata kandidat doktor dari Hamburg University tersebut.

Ramayda juga menjelaskan bahwa tema lingkungan dalam karya sastra merupakan tema yang telah lama muncul dalam karya sastra Indonesia. Dalam ranah kritik dan penelitian, lingkungan juga menjadi wacana tidak habis untuk dieksploarasi, misalnya tentang pertentangan antara kebijakan negara dengan kebijakan masyarakat dan hubungan antara rural dan urban yang selalu muncul secara konsisten di sastra Indoensia.

"Karya sastra juga bisa tampil sebagai ramalan-ramalan tentang masa depan. Misalkan tentang wabah Corona ini, Albert Camus pernah menciptakan karya sastra berjudul 'Sampar', yaitu wabah yang menyerang umat manusia," jelas penulis novel Jatisaba itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perpustakaan Jakarta...
Perpustakaan Jakarta Gelar Pameran Ruang Sastra Bicara
Pergolakan di Masa Singasari...
Pergolakan di Masa Singasari hingga Awal Majapahit Buat Tak Ada Karya Sastra Dilahirkan
Usung Tema Siyaga, Festival...
Usung Tema Siyaga, Festival Sastra Yogyakarta 2024 Ajak Penikmat Hadapi Dinamika Perubahan
Kekosongan Karya Sastra...
Kekosongan Karya Sastra di Masa Peralihan Singasari dan Majapahit Akibat Gejolak Keamanan
Kisah Prabu Jayabaya...
Kisah Prabu Jayabaya Jadikan Kediri Kiblat Kemajuan Kesusastraan Nusantara
Mengenal Tantu Panggelaran...
Mengenal Tantu Panggelaran Kitab Peninggalan Majapahit yang Ceritakan Kehidupan Beragama dan Bernegara
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Puncak Kalpasastra 2026,...
Puncak Kalpasastra 2026, BEMP Sastra Indonesia UNJ Hadirkan Salman Aristo
Meja Keabadian, Potret...
Meja Keabadian, Potret Indonesia dalam Kacamata Penyair Perempuan Korea
Rekomendasi
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Berita Terkini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved