Ramai Dukun Berkedok Agama, Panglima Santri Akan Inventarisasi Pesantren di Jabar

Selasa, 23 Agustus 2022 - 19:38 WIB
loading...
Ramai Dukun Berkedok...
Panglima Santri Jabar, Uu Ruzhanul Ulum yang juga Wagub Jabar menegaskan akan menginventarisasi pesantren di Jabar menyusul maraknya dukun berkedok agama. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
BANDUNG - Panglima Santri Jawa Barat yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menyebut, akan menginventarisir pesantren di Jawa Barat, menghindari adanya praktik perdukunan berkedok agama.

"Untuk yang pesantren kami akan konsultasi dengan majelis masyayikh, kita akan menginventarisasi mana pesantren dan mana yang bukan pesantren. Sekarang masyarakat itu pusing ada yang mengatasnamakan pesantren, padahal di dalamnya bukan pesantren, " beber Uu di Bandung, Selasa (23/8/2022).

Baca juga: Heboh Pengobatan Gus Samsudin Jadab, Ini Kata MUI Jawa Timur

Menurut dia, jika pesantren, maka Kyai atau gurunya harus jelas. Asal usulnya dari mana. Kalau dari Indonesia itu dari Walisongo.

Banyak masyarakat percaya kepada penampilan. Terkadang guru menggunakan sorban, sudah disebut kyai dengan pesantrennya.



Uu menegaskan, masyarakat harus bisa membedakan mana pesantren dan mana dukun yang berkedok pesantren.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menginspirasi Publik,...
Menginspirasi Publik, Booth Program Keberlanjutan Hadirkan Solusi Kurangi Limbah Tekstil di Bandung
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Fakta Baru Terungkap,...
Fakta Baru Terungkap, Taufik Hidayat Sekap dan Aniaya Kekasihnya di Empat Lokasi
Urgensi Pendekatan Humanis...
Urgensi Pendekatan Humanis dalam Penataan Kota dan Relokasi UMKM
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Ramalan Nyeleneh Dukun...
Ramalan Nyeleneh Dukun Ghana Viral: Argentina Tersingkir, Portugal Juara Piala Dunia 2026
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Rekomendasi
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Tegaskan MBG Lanjut...
Tegaskan MBG Lanjut Terus, Hashim: Tak Berhenti sampai Berhasil
Sukun Disebut Superfood...
Sukun Disebut Superfood Lokal Indonesia, Guru Besar IPB Beberkan Keunggulannya
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved