Pelatihan Literasi Keuangan Diharap Tingkatkan Kesejahteraan Petani di Gowa
Minggu, 21 Agustus 2022 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Tentunya yang pertama adalah agar para petani dapat mencatat apa saja terkait pendapatan, pengeluaran dan keuangan dalam rumah tangganya.
Baca Juga: Berkunjung ke Maros, Menpan-RB Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan
"Jadi kegiatan ini digelar agar bagaimana para petani kedepannya bisa dengan pertanian bisa jadi bisnis. Tentunya menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan sekaligus bagaimana para petani ini dapat mengakses KUR sehingga mereka bisa meningkatkan pertanian mereka dan bisa lebih menguntungkan serta menghemat pendapatannya," ujarnya.
Adapun sasaran pelatiham literasi keuangan petani adalah anggota petani sendiri dan diutamakan kepala rumah tangga petani bersama pasangannya. Kalau tidak ada pasangannya berarti anggota keluarganya.
Hal ini menjadi sangat penting karena pada saat mengelola keuangan, petani itu akan mencatat semua pendapatan dari usaha taninya termasuk pengeluaran keuangan .
"Salah satu petani yang telah menerapkan literasi keuangan ternyata yang semula petani itu banyak pengeluaran untuk merokok, kemudian dicatat akhirnya pengeluaran rokok itu ternyata sangat besar di rumah tangga petani. Sehingga mereka memutuskan daripada merokok lebih baik uangnya digunakan untuk meningkatkan usaha taninya," kata Ivan.
Baca Juga: Berkunjung ke Maros, Menpan-RB Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan
"Jadi kegiatan ini digelar agar bagaimana para petani kedepannya bisa dengan pertanian bisa jadi bisnis. Tentunya menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan sekaligus bagaimana para petani ini dapat mengakses KUR sehingga mereka bisa meningkatkan pertanian mereka dan bisa lebih menguntungkan serta menghemat pendapatannya," ujarnya.
Adapun sasaran pelatiham literasi keuangan petani adalah anggota petani sendiri dan diutamakan kepala rumah tangga petani bersama pasangannya. Kalau tidak ada pasangannya berarti anggota keluarganya.
Hal ini menjadi sangat penting karena pada saat mengelola keuangan, petani itu akan mencatat semua pendapatan dari usaha taninya termasuk pengeluaran keuangan .
"Salah satu petani yang telah menerapkan literasi keuangan ternyata yang semula petani itu banyak pengeluaran untuk merokok, kemudian dicatat akhirnya pengeluaran rokok itu ternyata sangat besar di rumah tangga petani. Sehingga mereka memutuskan daripada merokok lebih baik uangnya digunakan untuk meningkatkan usaha taninya," kata Ivan.
(agn)
Lihat Juga :