Bupati Elang Beri Hadiah Berupa Note Book dan Tabungan ke Paskibraka
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 21:49 WIB
loading...
Pemkab Halmahera Tengah menyerahkan kado istimewa kepada 62 Paskibraka yang sukses melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik HUT Kemerdekaan ke-77 RI Rabu (17/8/2022).
A
A
A
HALMAHERA TENGAH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Tengah menyerahkan kado istimewa kepada 62 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Tengah yang sukses melaksanakan pengibaran dan penurunan sang saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik HUT Kemerdekaan ke-77 RI tahun 2022 di Halaman Pendopo Falcino Weda, Rabu (17/8/2022).
Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara pada malam ramah-tamah mengatakan, Pemkab Halmahera Tengah mengapresiasi keberhasilan Paskibraka Halmahera Tengah yang sukses mengemban tugas dan tanggung jawab. “Bentuk apresiasi dan terima kasih, Pemkab Halmahera Tengah memberi hadiah berupa note book dan buku Tabanas kepada masing-masing Paskibraka,” ujarnya saat memberi sambutan.
Pemkab Halmahera Tengah memberikan bantuan masing-masing berupa note book dan tabunagn sebesar Rp1 juta. “Ini dilakukan karena kepedulian Elang-Rahim kepada Paskibraka yang sukses dan penuh tanggung jawab yang telah melaksanakan tugas sebagai paskibraka,” cetusnya. Dia berharap hadiah yang diberikan dapat dimanfatkan sebaik-baiknya.
Kabupaten Halmahera Tengah sendiri memiliki 62 siswa dan siswi terbaik yang menjadi anggota Paskibraka. Selama lima bulan dilatih, mulai dari pra hingga memasuki karantina mereka sukses menjalankan tugas dengan baik.
Beberapa di antara anggota Paskibaraka adalah Akbar Irfan dan Zulfitra. Mereka mengaku bangga dan sangat senang terpilih dan mampu menjalankan tugas dengan baik dan sukses. "Terpilih menjadi anggota Paskibra merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Siapapun akan bangga," ujar mereka.
Selain itu juga dia merasa bangga mewakili sekolahnya untuk menjadi pasukan Paskibraka. “Dari sekian ratus murid, saya dan teman-teman lainnya bisa terpilih dan itu kebanggaan tersendiri,” kata siswa kelas dua jurusan IPS SMAN 1 Halmahera Tengah itu.
Akbar sendiri bertugas sebagai pasukan pengerek bendera. Dia mengatakan saat terpilih menjadi anggota Paskibraka dirinya tak memberitahu kedua orangtuanya, melainkan sang nenek saja. Orang tuanya baru mengetahui dirinya menjadi Paskibraka saat Hari H pelaksanaan upacara 17 Agustus tersebut. “Papa dan ama baru tahu kalau saya jadi anggota Paskibraka saat upacara itu, jadi dong juga kaget,” tuturnya.
Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara pada malam ramah-tamah mengatakan, Pemkab Halmahera Tengah mengapresiasi keberhasilan Paskibraka Halmahera Tengah yang sukses mengemban tugas dan tanggung jawab. “Bentuk apresiasi dan terima kasih, Pemkab Halmahera Tengah memberi hadiah berupa note book dan buku Tabanas kepada masing-masing Paskibraka,” ujarnya saat memberi sambutan.
Pemkab Halmahera Tengah memberikan bantuan masing-masing berupa note book dan tabunagn sebesar Rp1 juta. “Ini dilakukan karena kepedulian Elang-Rahim kepada Paskibraka yang sukses dan penuh tanggung jawab yang telah melaksanakan tugas sebagai paskibraka,” cetusnya. Dia berharap hadiah yang diberikan dapat dimanfatkan sebaik-baiknya.
Kabupaten Halmahera Tengah sendiri memiliki 62 siswa dan siswi terbaik yang menjadi anggota Paskibraka. Selama lima bulan dilatih, mulai dari pra hingga memasuki karantina mereka sukses menjalankan tugas dengan baik.
Beberapa di antara anggota Paskibaraka adalah Akbar Irfan dan Zulfitra. Mereka mengaku bangga dan sangat senang terpilih dan mampu menjalankan tugas dengan baik dan sukses. "Terpilih menjadi anggota Paskibra merupakan sebuah kebanggan tersendiri. Siapapun akan bangga," ujar mereka.
Selain itu juga dia merasa bangga mewakili sekolahnya untuk menjadi pasukan Paskibraka. “Dari sekian ratus murid, saya dan teman-teman lainnya bisa terpilih dan itu kebanggaan tersendiri,” kata siswa kelas dua jurusan IPS SMAN 1 Halmahera Tengah itu.
Akbar sendiri bertugas sebagai pasukan pengerek bendera. Dia mengatakan saat terpilih menjadi anggota Paskibraka dirinya tak memberitahu kedua orangtuanya, melainkan sang nenek saja. Orang tuanya baru mengetahui dirinya menjadi Paskibraka saat Hari H pelaksanaan upacara 17 Agustus tersebut. “Papa dan ama baru tahu kalau saya jadi anggota Paskibraka saat upacara itu, jadi dong juga kaget,” tuturnya.
Lihat Juga :