1 Juta Keluarga di Jabar Bakal Dapat Program Konversi Gas ke Listrik
Sabtu, 20 Agustus 2022 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
"Jangan sampai fasilitas sudah kami berikan, tapi masih menggunakan kompor gas. Ini akan kami pantau terus penggunaannya, " jelas dia.
Menurut dia, penggunaan kompor induksi sebagai upaya memaksimalkan energi terbarukan. Di mana, saat ini pembangkit listrik telah banyak menggunakan energi air. Berbeda dengan energi fosil yang akan habis dan cenderung mahal.
"Gas sekarang sangat mahal, jadi bagaimana kita gunakan energi domestik yaitu listrik. Kita sangat over capacity. Kapasitas cadangan listrik kita sampai 50 persen, " kata dia.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar, Rino Gumpar Hutasoit mengatakan, lomba masak nasi goreng menggunakan kompor induksi sebagai salah satu upaya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan ke masyarakat.
"Lomba masak nasi goreng diikuti 77 peserta. Ini langkah awal untuk menyosialisasikan kompor induksi. Apalagi tahun ini akan lakukan konversi gas ke induksi.
Menurut dia, penggunaan kompor induksi sebagai upaya memaksimalkan energi terbarukan. Di mana, saat ini pembangkit listrik telah banyak menggunakan energi air. Berbeda dengan energi fosil yang akan habis dan cenderung mahal.
"Gas sekarang sangat mahal, jadi bagaimana kita gunakan energi domestik yaitu listrik. Kita sangat over capacity. Kapasitas cadangan listrik kita sampai 50 persen, " kata dia.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UID Jabar, Rino Gumpar Hutasoit mengatakan, lomba masak nasi goreng menggunakan kompor induksi sebagai salah satu upaya mendorong penggunaan energi ramah lingkungan ke masyarakat.
"Lomba masak nasi goreng diikuti 77 peserta. Ini langkah awal untuk menyosialisasikan kompor induksi. Apalagi tahun ini akan lakukan konversi gas ke induksi.
(msd)
Lihat Juga :