Harga Tiket Pesawat Mahal, Warga Merasa Natuna Belum Merdeka
Senin, 15 Agustus 2022 - 16:46 WIB
loading...
A
A
A
Mahalnya harga tiket pesawat bisa berimbas pada perekonomian Kabupaten Natuna. Padahal, letak Natuna yang berada di tapal batas negara harus didukung dengan transportasi yang baik agar perekonomian ikut berkembang. Tidak seperti saat ini yang masih jauh di bawah pendapatan daerah lainnya di Kepulauan Riau.
Baca juga: Kisruh China Klaim Natuna, Ternyata Segini Kekayaan Alamnya
"Kalau Boeing Nam Air bisa jual Rp1,3 juta dan itu tak ada subsidi, harusnya Lion Air bisa mengalihkan ATR ke Boeing agar tak mahal. Harga tiket mahal pasti memengaruhi ekonomi," katanya.
Dia mengungkapkan, efek dari mahalnya tiket pesawat ke Natuna adalah sampai saat ini tidak ada wisatawan domestik atau pun mancanegara yang berkunjung ke sana, kecuali perjalanan dinas dari pemerintahan.
"Untuk pemerintah aja dengan harga Rp2,5 juta ke Batam. Pulang-pergi bisa Rp5 juta dan mereka nombok Rp1 juta karena biaya perjalanan dinas hanya Rp4 juta," ungkapnya.
Baca juga: Kisruh China Klaim Natuna, Ternyata Segini Kekayaan Alamnya
"Kalau Boeing Nam Air bisa jual Rp1,3 juta dan itu tak ada subsidi, harusnya Lion Air bisa mengalihkan ATR ke Boeing agar tak mahal. Harga tiket mahal pasti memengaruhi ekonomi," katanya.
Dia mengungkapkan, efek dari mahalnya tiket pesawat ke Natuna adalah sampai saat ini tidak ada wisatawan domestik atau pun mancanegara yang berkunjung ke sana, kecuali perjalanan dinas dari pemerintahan.
"Untuk pemerintah aja dengan harga Rp2,5 juta ke Batam. Pulang-pergi bisa Rp5 juta dan mereka nombok Rp1 juta karena biaya perjalanan dinas hanya Rp4 juta," ungkapnya.
Lihat Juga :